Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pelni Tambah Dua Kapal di Pelabuhan Murhum Baubau untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pelni Tambah Dua Kapal di Pelabuhan Murhum Baubau untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Foto: Kepala PT Pelni Cabang Baubau DJasman (sumber: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra/Yusran)

Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menambah dua kapal di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 2026 sehingga total armada yang melayani arus mudik menjadi 13 kapal.

Penambahan armada tersebut dilakukan karena tingginya jumlah penumpang di wilayah Baubau yang disebut hampir setara dengan pelabuhan kelas satu di Indonesia.

Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Djasman, menyatakan, "Jadi untuk mengantisipasi banyaknya penumpang pada Angkutan Lebaran 2026, Pelni menyiapkan 13 kapal termasuk dua tambahan, yakni KM Gunung Dempo dan KM Bukit Siguntang di Pelabuhan Baubau," ujarnya.

Dua kapal tambahan tersebut adalah KM Gunung Dempo dan KM Bukit Siguntang yang mulai dioperasikan pada musim mudik Lebaran 2026.

Sebelumnya, jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Murhum Baubau hanya 11 unit.

Sebelas kapal yang telah beroperasi sebelumnya yakni KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Tidar, KM Lambelu, KM Sinabung, KM Dorolonda, KM Sirimau, KM Labobar, KM Leuser, KM Nggapulu dan KM Tilongkabila.

Lonjakan Penumpang Mulai Terlihat

Pada hari kelima Ramadhan 1447 Hijriah, peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat di Pelabuhan Murhum Baubau.

Arus penumpang yang terjadi saat ini didominasi oleh kedatangan ke Kota Baubau.

Secara nasional, Pelni memproyeksikan jumlah penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai lebih dari 450 ribu orang.

"Realisasi penumpang ini biasanya melampaui kuota awal yang ditetapkan," ucap Djasman.

Menurut Djasman, pergerakan penumpang biasanya sudah terjadi sejak sebelum Ramadhan sehingga Pelni menyiapkan armada jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan sebelum puncak arus mudik.

Imbauan Pembelian Tiket dan Kesiapan Armada

Pelni mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket lebih awal melalui saluran resmi yang tersedia.

Saluran resmi tersebut meliputi aplikasi Pelni Mobile, loket kantor cabang, website Pelni, serta berbagai kanal perbankan dan ritel.

"Penumpang juga disarankan memesan tiket pulang-pergi sekaligus. Cara ini dinilai lebih praktis dan memudahkan saat arus balik nanti," sebutnya.

Seluruh armada kapal dipastikan dalam kondisi siap operasi tanpa ada yang menjalani docking atau perawatan rutin menjelang Angkutan Lebaran 2026.

Pelni juga berkomitmen menjaga ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan kapal atau On Time Performance.

Faktor cuaca diakui menjadi satu-satunya tantangan yang dapat memicu keterlambatan jadwal kapal.

“Tapi untuk akhir-akhir ini kapal hampir tepat waktu semua tibanya,” tambah Djasman.

Penulis :
Leon Weldrick