Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AL Siapkan 500 Pelaut untuk Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Infrastruktur dan Logistik Jadi Tantangan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

TNI AL Siapkan 500 Pelaut untuk Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Infrastruktur dan Logistik Jadi Tantangan
Foto: Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan saat memberikan paparan dalam diskusi bertajuk Indonesia's Blue Water Transition: Why High-Value ASW/ AAW Assets Will Decide Its Credibility yang digelar secara daring, Rabu 25/2/2026 (sumber: Tangkapan layar diskusi Indonesia's Blue Water Transition di Youtube)

Pantau - TNI Angkatan Laut harus menyiapkan sekitar 500 pelaut sebagai kru inti untuk mengawaki kapal induk Indonesia Giuseppe Garibaldi yang proses akuisisinya masih berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muda Yayan Sofiyan, pada Rabu, 25 Februari 2026, dalam diskusi daring bertajuk Indonsia's Blue Water Transition: Why High-Value ASW/ AAW Assets Will Decide Its Credibility.

Yayan menegaskan kebutuhan jumlah personel inti yang cukup besar guna memastikan operasional kapal induk berjalan optimal.

"Personelnya itu ada sekitar 500 pelaut yang harus mengawaki. Dari mulai sekarang sampai level perwiranya harus memiliki kompetensi kompetensi khusus sebagai pengawak kapal induk," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa jumlah 500 pelaut tersebut merupakan kru inti dan belum termasuk kru non-inti seperti kru penerbangan dan sistem aviasi.

Menurutnya, total keseluruhan kru kemungkinan bisa melebihi 500 orang karena adanya tambahan personel di luar kru navigasi utama.

Kebutuhan Infrastruktur dan Logistik

Selain menyiapkan sumber daya manusia, TNI AL juga harus mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk operasional kapal induk tersebut.

Infrastruktur yang dimaksud meliputi fasilitas sandar kapal serta berbagai kebutuhan teknis lain yang wajib dimiliki dan dipenuhi.

Aspek logistik menjadi tantangan tersendiri karena kapal induk akan membawa ratusan personel dalam waktu penugasan yang lama.

"Bisa kita bayangkan sandar di suatu tempat membutuhkan dukungan logistik kru yang 500. Itu hanya kru inti saja. Kru untuk penerbangan, sistem aviation dan sebagainya," ia mengungkapkan.

Proses Akuisisi Masih Berlangsung

Yayan menyatakan keyakinannya bahwa TNI AL mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut demi pengoperasian kapal induk secara maksimal.

Hingga saat ini, proses akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi masih berlangsung di tingkat Kementerian Pertahanan bersama pihak Italia dan perusahaan galangan kapal Fincantieri.

Penulis :
Shila Glorya