
Pantau - Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini meminta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melakukan pemetaan menyeluruh terhadap jumlah dan persebaran warga negara Indonesia (WNI) di Meksiko guna memastikan perlindungan di tengah kerusuhan yang terjadi di negara tersebut.
Ia menilai perkembangan situasi keamanan di Meksiko harus dipandang serius, bukan sekadar persoalan domestik, melainkan dinamika kawasan yang berpotensi memiliki implikasi lintas negara.
"Situasi ini sudah pasti berdampak langsung terhadap keselamatan warga negara Indonesia yang berada di wilayah Meksiko," kata Amelia di Jakarta, Rabu.
Desak Pemetaan dan Sistem Komunikasi Krisis 24 Jam
Amelia meminta Kemenlu meningkatkan komunikasi langsung dengan komunitas WNI di Meksiko serta menyiapkan jalur evakuasi darurat apabila situasi semakin memburuk.
"Sistem komunikasi krisis harus aktif selama 24 jam dengan koordinasi erat bersama otoritas keamanan setempat," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas perwakilan diplomatik, tidak hanya dengan perwakilan RI di Meksiko, tetapi juga dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC serta perwakilan RI di negara-negara sekitar kawasan Amerika Tengah dan Amerika Utara.
"Pendekatan ini penting untuk memastikan skenario kontinjensi regional apabila diperlukan relokasi atau bantuan lintas yurisdiksi," ujarnya.
Presiden Meksiko Minta Warga Tetap Tenang
Sebelumnya, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Senin (23/2) meminta masyarakat tetap tenang menyusul tewasnya gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam operasi militer.
Melalui pernyataannya di X, Sheinbaum mengatakan, "Ada koordinasi penuh dengan pemerintah semua negara bagian; kita harus tetap terinformasi dan tenang," serta menambahkan bahwa aktivitas berjalan normal di sebagian besar wilayah negara tersebut.
Ia juga mengakui adanya kerusuhan pascaoperasi dan merujuk laporan Kementerian Pertahanan mengenai "berbagai blokade dan reaksi lain".
"Kami bekerja setiap hari demi perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko," kata Sheinbaum.
- Penulis :
- Arian Mesa







