
Pantau - Kementerian Pertahanan memastikan aparatur sipil negara yang akan menjadi komponen cadangan wajib menjalani proses seleksi ketat sebelum mengikuti pelatihan dasar militer.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa ASN yang mendaftar tidak otomatis diterima karena harus melalui tahapan seleksi yang telah ditentukan.
Ia menegaskan, "Calon peserta yang telah mendaftar tetap harus melalui proses seleksi. Tahapan seleksi tersebut meliputi seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, kesegaran jasmani".
Tahapan Seleksi Administrasi hingga Mental Ideologi
Seleksi administrasi dilakukan untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen para pendaftar.
Pemeriksaan kesehatan diterapkan guna memastikan kondisi fisik ASN dalam keadaan layak sebelum mengikuti pelatihan dasar militer.
Uji kesegaran jasmani dilakukan untuk mengukur daya tahan serta kemampuan fisik peserta selama menjalani pelatihan.
Selain pemeriksaan kesehatan dan fisik, Kemhan juga menerapkan seleksi psikologi serta penilaian mental ideologi bagi seluruh calon peserta.
Rico menjelaskan, "Seleksi psikologi, serta penilaian mental ideologi guna memastikan kesiapan peserta mengikuti pelatihan komcad,".
Seleksi psikologi bertujuan menilai kesiapan mental dan kestabilan emosional peserta.
Penilaian mental ideologi dilakukan untuk memastikan para ASN memiliki komitmen kebangsaan dan kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai komponen cadangan.
Kuota 4.000 ASN dan Jadwal Pelatihan Dua Gelombang
Kementerian Pertahanan menyediakan kuota sebanyak 4.000 ASN bagi seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan pegawainya mengikuti pelatihan komcad.
Pada gelombang pertama, sebanyak 2.000 ASN direncanakan mengikuti pelatihan yang akan dilaksanakan pada April mendatang.
Pelatihan gelombang pertama akan digelar di lima lokasi, yakni Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1.
Gelombang kedua juga akan diikuti oleh 2.000 ASN dan direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun 2026.
Hingga Kamis 26 Februari 2026, tercatat sebanyak 987 ASN telah mendaftar untuk mengikuti pelatihan komponen cadangan.
Jumlah pendaftar tersebut diperkirakan masih akan bertambah menjelang pelaksanaan pelatihan gelombang pertama.
Melalui pelatihan ini, Kemhan berharap seluruh ASN memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara.
- Penulis :
- Arian Mesa







