
Pantau - Badan Gizi Nasional menghentikan operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sebagai langkah evaluasi setelah ditemukan persoalan kualitas makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dalam konferensi pers Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Cibuluh 1, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 28 Februari 2026.
Penghentian operasional dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap standar mutu makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
"LSPPG yang mengalami kejadian kami hentikan operasionalnya, dan lamanya penghentian tergantung seberapa berat kasus yang terjadi," kata Dadan.
Evaluasi dilakukan setelah adanya laporan terkait gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan kualitas makanan.
Data Kejadian dan Dampak Penerima Manfaat
Dalam pencatatan Badan Gizi Nasional, satu kejadian dihitung berdasarkan satuan pelayanan, sementara jumlah penerima manfaat yang terdampak dapat berbeda-beda.
Pada periode sebelumnya tercatat sekitar 50 SPPG mengalami kejadian.
Jumlah penerima manfaat yang mengalami gangguan pencernaan mencapai sekitar 1.200 orang pada periode tersebut.
Setelah dilakukan perbaikan dan pengawasan lebih ketat, angka kejadian menurun menjadi sekitar 40 kasus.
Pengawasan Diperketat dan Transparansi Menu
Badan Gizi Nasional terus memperbaiki sistem pengawasan dengan memperketat kualitas bahan baku, proses pengolahan, serta standar penyajian makanan di setiap satuan pelayanan.
SPPG diminta memperjelas informasi menu, nilai gizi, dan harga komponen makanan agar penyajian lebih transparan serta mudah dievaluasi.
Bahan pangan yang digunakan dalam program tetap diarahkan berbasis sumber daya lokal, namun kualitas menjadi prioritas utama.
Jika ditemukan bahan pangan yang tidak layak, pelaksana diminta menunda distribusi dibandingkan memaksakan penyaluran makanan dengan mutu kurang baik.
Badan Gizi Nasional menegaskan tidak ragu menghentikan operasional satuan pelayanan yang dinilai tidak memenuhi standar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan kepercayaan masyarakat terhadap program.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan intervensi pemerintah di bidang gizi yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, hingga peserta didik usia sekolah sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
- Penulis :
- Arian Mesa







