
Pantau - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uruguai Cristina Gonzalez di Jakarta untuk membahas penguatan hubungan bilateral di bidang kebudayaan seiring 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Uruguai.
Pertemuan tersebut menitikberatkan pada upaya memperluas kolaborasi konkret melalui sejumlah program budaya serta penguatan diplomasi antarkedua negara.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Fadli Zon menyampaikan, “Kami sangat menyambut baik kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Uruguai, khususnya di bidang kebudayaan. Sebagai tindak lanjut, kita bisa mencanangkan nota kesepahaman (MoU) untuk berbagai kooperasi penting. Seperti yang kita tahu juga, Indonesia dan Urugai adalah negara yang kaya akan budaya, dan ini adalah waktu yang tepat untuk menguatkan kerja sama bilateral antara kedua negara,” jelas Menbud.
Ia mengusulkan pencanangan nota kesepahaman atau MoU sebagai tindak lanjut konkret untuk memperkuat kolaborasi kebudayaan antara Indonesia dan Uruguai.
Menurutnya, momentum 60 tahun hubungan diplomatik menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kerja sama karena kedua negara sama-sama memiliki kekayaan budaya yang beragam.
Usulan Program Ekshibisi dan Pertukaran Seniman
Fadli mengusulkan sejumlah program untuk mengangkat budaya masing-masing negara, termasuk penyelenggaraan ekshibisi seni bersama.
Ia juga mendorong penguatan peran museum sebagai sarana diplomasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan warisan dan karya seni kedua negara.
Selain itu, Fadli mengusulkan pertukaran seniman antara Indonesia dan Uruguai guna mempererat hubungan kebudayaan melalui interaksi langsung para pelaku seni.
Ia menegaskan bahwa budaya merupakan salah satu unsur terpenting dalam membangun hubungan diplomasi antarnegara yang berkelanjutan.
Fadli turut menyampaikan dukungannya terhadap program residensi internasional bagi para pegiat budaya dari kedua negara.
Ia mengatakan, “Kami sangat mendukung para pegiat budaya untuk mengikuti residensi internasional, termasuk antara seniman Uruguai dan Indonesia. Residensi adalah salah satu program yang sangat bagus untuk dilakukan, karena menjadi salah satu wadah untuk memperlihatkan ekspresi budaya masing-masing negara. Kami sudah memiliki sejumlah rancangan program, mungkin ke depannya Indonesia dengan Uruguai bisa mengembangkan gagasannya masing-masing,” ungkapnya.
Menurut Fadli, program residensi menjadi wadah strategis untuk menampilkan ekspresi budaya masing-masing negara sekaligus memperluas jejaring kerja sama di tingkat internasional.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki sejumlah rancangan program yang dapat dikembangkan bersama Uruguai di masa mendatang.
Dukungan UNESCO dan Pameran TIERRA VIVA
Dalam kesempatan tersebut, Fadli turut memohon dukungan Uruguai terhadap pencalonan Indonesia sebagai Anggota Komite Antar Pemerintah UNESCO untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda atau ICH periode mendatang.
Pemilihan keanggotaan Komite Antar Pemerintah UNESCO untuk ICH tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
Selain itu, Fadli mendorong diskusi lanjutan mengenai TIERRA VIVA, yaitu ekshibisi budaya yang akan memamerkan karya-karya seniman Amerika Latin.
Pameran TIERRA VIVA tersebut direncanakan berlangsung di Galeri Nasional Indonesia sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya.
Duta Besar Uruguai Cristina Gonzalez menyatakan harapannya untuk terus memperkuat diplomasi budaya dengan Indonesia.
Ia menyampaikan, “Dialog strategis antara Uruguai dan Indonesia ini menjadi penting sebagai penguat hubungan bilateral melalui pemajuan kebudayaan pada dua negara. Kami sangat senang dapat terus melakukan sinergi di berbagai sektor serta membangun people to people contact antara Uruguai dengan Indonesia," katanya.
Cristina menekankan pentingnya dialog strategis sebagai sarana memperkuat hubungan bilateral melalui pemajuan kebudayaan serta membangun hubungan antarmasyarakat atau people to people contact.
Menutup pernyataannya, Fadli berharap diplomasi budaya antara Indonesia dan Uruguai dapat segera ditindaklanjuti menjadi aksi konkret.
Ia menegaskan, “Indonesia dan Uruguai dapat menjadikan budaya sebagai fondasi penguatan hubungan bilateral yang berkelanjutan. Untuk itu, kita bisa segera membuat kerja sama di berbagai bidang, terutama di bidang kebudayaan,” tutup Menbud Fadli.
- Penulis :
- Leon Weldrick







