Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Imigrasi Ngurah Rai Antisipasi WNA Overstay Imbas Gangguan Penerbangan Timur Tengah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Imigrasi Ngurah Rai Antisipasi WNA Overstay Imbas Gangguan Penerbangan Timur Tengah
Foto: (Sumber: Sejumlah penumpang internasional mengakses layanan imigrasi di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (1/3/2026). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna.)

Pantau - Kantor Imigrasi Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, mengantisipasi potensi warga negara asing (WNA) melebihi izin tinggal atau overstay akibat gangguan penerbangan internasional imbas konflik di Timur Tengah.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai menyatakan situasi global yang memanas berpotensi menyebabkan pembatalan atau penundaan penerbangan sehingga WNA tidak dapat meninggalkan Indonesia sesuai jadwal.

WNA yang masa izin tinggalnya hampir atau telah habis akibat pembatalan penerbangan diminta segera melapor ke kantor imigrasi atau Pos Layanan Keimigrasian di bandara untuk mendapatkan arahan.

Penanganan akan mempertimbangkan kondisi force majeure akibat gangguan penerbangan internasional dengan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Imigrasi memastikan setiap kasus ditangani secara profesional dan proporsional dengan menjunjung prinsip kepastian hukum dan pelayanan publik.

Tambah Personel dan Koordinasi Intensif

Untuk mengantisipasi lonjakan antrean di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, jumlah petugas ditambah dari 25 orang per shift menjadi 30 orang baik di arus kedatangan maupun keberangkatan internasional.

Imigrasi juga berkoordinasi dengan otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta instansi terkait lainnya guna memantau perubahan rute dan pembatalan penerbangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengaktifkan rencana kontingensi bagi penumpang yang terdampak.

Sejumlah Penerbangan Terdampak

Penutupan wilayah udara di sejumlah negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran berdampak pada penerbangan dari dan menuju Bali.

Per 1 Maret 2026 pukul 01.00 WITA sedikitnya lima penerbangan terdampak yakni Etihad Airways EY477, Qatar Airways QR963 dan QR961, serta Emirates EK369 dan EK399.

Imigrasi mengimbau calon penumpang tujuan internasional khususnya rute transit Timur Tengah untuk rutin memeriksa status penerbangan melalui aplikasi resmi maskapai dan berkoordinasi sebelum menuju bandara.

Prioritas utama tetap memastikan layanan keimigrasian berjalan lancar di tengah dinamika global yang berkembang.

Penulis :
Gerry Eka