
Pantau - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Margaret Aliyatul Maimunah meninggal dunia pada Minggu pagi pukul 08.25 WIB di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta setelah menjalani perawatan intensif selama 13 hari sejak 17 Februari 2026.
KPAI Berduka dan Kenang Dedikasi Almarhumah
Kabar duka tersebut disampaikan Wakil Ketua KPAI Jasra Putra yang menyatakan kehilangan atas sosok pemimpin lembaga tersebut.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Keluarga besar KPAI berduka cita atas berpulangnya pemimpin kami, Ibu Margaret Aliyatul Maimunah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," ujarnya.
Jasra menyebut almarhumah merupakan pemimpin berdedikasi tinggi, penuh integritas, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan perlindungan serta pemenuhan hak anak di Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, KPAI memperkuat peran pengawasan dan advokasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
"Kesan saya dalam mendampingi beliau dalam memimpin KPAI memperkuat kolektif-kolegial antar komisioner. Kemudian beliau juga memperkuat dan memperluas jejaring kemitraan KPAI yang merupakan salah satu tugas fungsi KPAI. Memperjuangkan dalam penguatan lembaga KPAI sebagai tindak lanjut concluding observation CRC atau Komite Hak Anak PBB terhadap laporan pemerintah Indonesia ke-5 dan 6. Kontribusi serta pengabdian beliau bagi perlindungan anak di Indonesia akan selalu menjadi teladan dan inspirasi bagi kami semua," ungkapnya.
"Selamat jalan, Ibu Margaret. Dedikasi dan perjuanganmu akan selalu kami lanjutkan," tambahnya.
Dimakamkan di Jombang Jawa Timur
Jenazah almarhumah akan dimakamkan di kampung halamannya di Jombang Jawa Timur dan para komisioner KPAI turut mengantar ke pemakaman.
"Saya sedang dalam perjalanan bersama Komisioner KPAI Kawiyan, Aris Adi Leksono ke Jombang," kata Jasra.
Margaret lahir pada 11 Mei 1978 dan dikenal sebagai aktivis perempuan serta menjabat sebagai Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama.
Ia merupakan putri pasangan Mohammad Faruq dan Lilik Chodijah Aziz Bisri.
Pendidikan dasarnya ditempuh di lingkungan pesantren kemudian melanjutkan MTs dan MAN di Pondok Pesantren Denanyar Jombang.
Ia meraih gelar sarjana di IAIN Sunan Ampel Surabaya dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia pada Program Studi Kajian Wanita tahun 2009.
- Penulis :
- Gerry Eka








