Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kapolri Ajak Buruh Jaga Persatuan dan Stabilitas Kamtibmas di Tengah Situasi Global

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kapolri Ajak Buruh Jaga Persatuan dan Stabilitas Kamtibmas di Tengah Situasi Global
Foto: (Sumber: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan depan) menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.)

Pantau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen buruh menjaga persatuan, kesatuan, serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika global yang dinilai semakin tidak kondusif.

Tekankan Stabilitas untuk Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kegiatan buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia di Gedung Tribrata Jakarta Selatan, Kapolri menegaskan pentingnya stabilitas sebagai modal utama pembangunan.

Ia menyatakan, "Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama,".

Kegiatan tersebut disebut menjadi wadah mempererat silaturahmi antara serikat buruh dan Polri khususnya melalui Desk Ketenagakerjaan.

Kapolri menyinggung situasi global yang berpotensi memicu ketegangan dan berdampak pada kondisi dalam negeri sehingga diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

Komitmen Kawal Aspirasi Buruh

Ia menekankan perlunya kerja sama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendorong iklim investasi yang kondusif bagi investor asing maupun domestik.

Menurutnya langkah tersebut sejalan dengan upaya mendukung program Astacita Presiden.

Kapolri memastikan komitmen Polri dalam mendukung dan mengawal buruh saat memperjuangkan haknya.

Ia menegaskan, "Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global,".

Ia menambahkan seluruh aspirasi buruh harus disampaikan dalam bingkai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka