
Pantau - Polda Bali bersama Polres jajaran menerjunkan 699 personel dalam Operasi Cipta Kondisi Agung 2026 untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Operasi Cipkon Digelar Delapan Hari
Dari total 699 personel sebanyak 155 merupakan personel Satgas Polda dan 544 personel dari Polres jajaran.
Operasi Cipkon Agung 2026 dilaksanakan selama delapan hari mulai 1 hingga 8 Maret 2026.
Direktur Binmas Polda Bali Kombes Pol Suwandi Prihantoro menyatakan, “Tujuan utama Operasi Cipkon Agung 2026 adalah menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri, sekaligus menekan angka kriminalitas serta berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Bali,”.
Ia menegaskan operasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan pengabdian Polri agar masyarakat dapat merayakan hari suci dengan aman tertib dan nyaman.
Antisipasi Lonjakan Mobilitas
Operasi mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara profesional.
Rangkaian kegiatan meliputi deteksi dini potensi gangguan kamtibmas penyuluhan dan pembinaan masyarakat patroli pemeriksaan di lokasi rawan serta penindakan terhadap pelaku kriminalitas.
Polda Bali mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat dan arus kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan kriminalitas konflik sosial hingga potensi bencana alam.
Suwandi menekankan, “Pergerakan masyarakat akan meningkat tajam. Kita harus peka terhadap dinamika di lapangan, lakukan deteksi dini, dan jangan pernah meremehkan situasi apa pun,”.
Ia juga mengingatkan, “Hindari sikap arogan, kedepankan edukasi, dan lakukan tindakan tegas sesuai SOP apabila ditemukan pelanggaran,”.
Melalui operasi tersebut Polda Bali memastikan suasana toleransi dan kebersamaan di Pulau Dewata tetap terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan Nyepi dan Idul Fitri dengan tenang.
- Penulis :
- Gerry Eka








