
Pantau - Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan mengamankan 16 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial pada periode awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan sosial.
Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan menyatakan, "Pada bulan Ramadhan ini, kami mengintensifkan pengawasan dan penjangkauan terhadap PPKS,".
Berdasarkan data rekapitulasi hasil penjangkauan sejak 19 hingga 28 Februari 2026, sebanyak 16 orang diamankan oleh petugas di lapangan.
Tindakan penjangkauan tersebut merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan selama Ramadhan untuk memastikan ketertiban serta penanganan sosial berjalan sesuai ketentuan.
Bernard mengatakan, "Hingga hari ke-10 pelaksanaan pemantauan di bulan Ramadhan ini, kami memastikan mereka mendapatkan penanganan yang layak sesuai dengan ketentuan rehabilitasi sosial yang berlaku,".
Dari total 16 orang yang terjaring, kelompok gelandangan dan pengemis masing-masing berjumlah lima orang sehingga menjadi kategori terbanyak.
Selain itu terdapat tiga orang kategori terlantar, satu orang dengan disabilitas mental, satu orang lanjut usia terlantar, dan satu orang kategori non-PPKS.
Bernard mengungkapkan, "Data menunjukkan bahwa puncak penjangkauan terjadi pada tanggal 20 Februari 2026, di mana petugas berhasil mengamankan 11 orang sekaligus dalam satu hari operasi,".
Jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun sebelumnya, angka tersebut lebih rendah dibandingkan data 114 orang yang terjaring pada Maret 2025.
PPKS yang terjaring kemudian didata dan diarahkan ke panti sosial atau diberikan pembinaan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing agar tidak kembali ke jalanan.
Langkah tersebut diharapkan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa serta menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan permasalahan kesejahteraan sosial di wilayah Jakarta Selatan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







