
Pantau - Garda Revolusi Iran atau IRGC mengancam akan menyerang dan membakar kapal yang berusaha melintasi Selat Hormuz yang disebut telah ditutup sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Ancaman tersebut disampaikan Brigjen Ebrahim Jabbari, penasihat senior panglima tertinggi IRGC, dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran pada Senin (2/3).
Ia mengatakan, "Selat Hormuz telah ditutup. Kami akan menyerang dan membakar kapal apa pun yang mencoba menyeberang,".
Jabbari juga memperingatkan bahwa jalur-jalur pipa minyak dapat menjadi sasaran serangan.
Ia menegaskan Iran tidak akan membiarkan "satu tetes pun minyak" meninggalkan kawasan tersebut.
Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran.
- Penulis :
- Aditya Yohan








