
Pantau - Kasdam XVII Cendrawasih Brigjen TNI Thevi Zebua menyatakan TNI-Polri yang bertugas di Tanah Papua siap melakukan penindakan terhadap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan simpatisannya yang mengganggu keamanan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui di sela Rapat Pimpinan di lingkungan Kodam XVII Cendrawasih di Jayapura, Selasa, 3 Maret 2026.
Dalam keterangannya di Jayapura, ia mengatakan, "TNI-Polri akan menindak tegas KKB dan simpatisannya yang mengganggu keamanan hingga membuat resah masyarakat di Tanah Papua,".
Menurutnya, penindakan diperlukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus sebagai bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya.
Situasi Keamanan Meningkat
Brigjen TNI Thevi Zebua menjelaskan bahwa akhir-akhir ini situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua meningkat sehingga diperlukan kolaborasi bersama satuan tugas.
Satuan tugas yang terlibat antara lain Satgas Habema, Satgas Operasi Damai Cartenz, dan satgas lainnya yang bekerja sama untuk menindak pelaku kejahatan.
Ia menyebutkan bahwa penindakan dilakukan karena sudah banyak korban yang jatuh akibat aksi yang dilakukan oleh KKB.
Tim gabungan TNI-Polri saat ini sedang melakukan penindakan terhadap KKB di sejumlah wilayah seperti Nabire dan Timika.
Ia menyebutkan bahwa hasil dari penindakan tersebut sudah ada.
Guru dan Tenaga Kesehatan Jadi Sasaran
Ia juga menjelaskan bahwa, "Kelompok Bersenjata bersenjata itu juga menyasar guru dan tenaga kesehatan hingga mereka menjadi korban dengan alasan mereka antek-antek TNI, padahal keberadaannya untuk membangun dan melayani masyarakat di wilayah tugasnya,".
Brigjen TNI Thevi Zebua menegaskan bahwa aksi teror yang dilakukan kelompok-kelompok tersebut tidak dapat dibiarkan.
Ia menekankan bahwa teror kelompok bersenjata tidak boleh dibiarkan karena masyarakat akan menjadi korban akibat tidak adanya tenaga kesehatan dan guru yang bertugas.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut untuk melaporkan apabila mengetahui kehadiran kelompok tersebut atau hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya.
Ia menutup pernyataannya dengan mengatakan, "Masyarakat diharapkan tidak ragu dan takut untuk melaporkan bila mengetahui kehadiran kelompok tersebut atau hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya sehingga TNI-Polri dapat mengambil langkah pengamanan,".
- Penulis :
- Leon Weldrick







