Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Bantah Bersama Fadia Arafiq Saat OTT KPK, Sebut Tidak Tahu Lokasi Penangkapan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Bantah Bersama Fadia Arafiq Saat OTT KPK, Sebut Tidak Tahu Lokasi Penangkapan
Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (sumber: Pemprov Jateng)

Pantau - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah berada bersama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat terjadi operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap kepala daerah tersebut.

Bantahan itu disampaikan Ahmad Luthfi ketika dikonfirmasi awak media di Jakarta pada Rabu.

Luthfi menegaskan dirinya tidak berada di lokasi saat penangkapan terjadi.

"Enggak. Info dari mana?" ungkapnya.

Setelah dijelaskan bahwa informasi tersebut disampaikan oleh Fadia Arafiq, Luthfi mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

"Ditangkapnya di mana pun kami juga enggak tahu," ujarnya.

Kronologi OTT KPK terhadap Bupati Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi sebelumnya mengumumkan telah melakukan rangkaian operasi tangkap tangan pada bulan Ramadhan pada 3 Maret 2026.

Operasi tersebut merupakan OTT ketujuh yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan serta orang kepercayaannya.

Penangkapan dilakukan di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Selain itu, KPK juga menangkap 11 orang lainnya yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Salah satu yang turut ditangkap adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar.

Dugaan Kasus Pengadaan Outsourcing

KPK menjelaskan bahwa operasi tangkap tangan yang menjerat Fadia Arafiq berkaitan dengan pengadaan outsourcing atau tenaga alih daya.

Pengadaan tersebut terjadi pada beberapa dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Pada 4 Maret 2026, Fadia Arafiq muncul di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dengan mengenakan rompi oranye KPK.

Dalam keterangannya, Fadia mengaku bahwa dirinya ditangkap di rumah.

Fadia juga menyatakan bahwa saat penangkapan berlangsung dirinya sedang bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

"Saat penangkapan, mereka (KPK, red.) menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah," ujarnya.

Penulis :
Arian Mesa