
Pantau - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten, mengimbau anak-anak yang mengalami gejala campak untuk tidak berangkat ke sekolah sementara waktu guna mencegah penularan penyakit di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan, "Penularan campak tidak hanya terjadi melalui kontak langsung, tetapi juga lewat udara dari percikan batuk dan bersin."
Dinkes Kota Tangerang mencatat kasus campak sejak akhir 2025 hingga awal 2026 mengalami tren peningkatan.
Jumlah kasus campak dilaporkan mencapai ratusan kasus setiap bulan dengan kondisi yang masih fluktuatif setiap minggu.
Peningkatan kasus tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Faktor Penyebab Peningkatan Kasus
Pemerintah daerah dan sektor kesehatan menjadikan lonjakan kasus campak sebagai perhatian serius.
Beberapa faktor yang diduga memicu peningkatan kasus campak antara lain kelengkapan imunisasi yang belum merata.
Selain itu kondisi cuaca juga dinilai mendukung penyebaran virus.
Virus campak diketahui sangat mudah menular melalui droplet dari batuk dan pilek.
Satu kasus campak yang tidak segera ditangani berpotensi menularkan penyakit kepada orang lain di lingkungan sekitar.
Penularan dapat terjadi baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
Imbauan Pemeriksaan dan Isolasi Mandiri
Masyarakat yang mengalami gejala campak diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, batuk, pilek, serta munculnya ruam atau bercak kemerahan pada kulit.
Pemeriksaan kesehatan penting dilakukan agar penderita mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain itu masyarakat juga diminta melakukan isolasi mandiri apabila ada anggota keluarga yang terindikasi campak.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengaktifkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons untuk mengendalikan penyebaran penyakit.
Sistem tersebut memungkinkan setiap kasus campak dapat segera dilaporkan oleh fasilitas kesehatan.
Dengan sistem tersebut pemantauan perkembangan kasus campak dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan serta mencegah penyebaran penyakit secara lebih luas.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







