Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan Digelar Baznas di Bogor untuk Perkuat Akses Pendidikan Agama bagi Penyandang Disabilitas

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan Digelar Baznas di Bogor untuk Perkuat Akses Pendidikan Agama bagi Penyandang Disabilitas
Foto: Relawan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak para penyandang disabilitas untuk mempelajari agama Islam melalui kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadan di Yayasan Penyandang Disabilitas (YPD) Kota Bogor, Sabtu 7/3/2026 (sumber: Baznas RI)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengajak para penyandang disabilitas mempelajari agama Islam melalui kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan yang digelar di Yayasan Penyandang Disabilitas (YPD) Kota Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 7 Maret 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memberikan akses pembelajaran agama kepada kelompok disabilitas yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memperoleh pendidikan keagamaan.

Kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan digerakkan oleh mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB).

Program ini dilaksanakan secara serentak di 233 titik kegiatan.

Kegiatan tersebut tersebar di 30 provinsi di Indonesia serta di 10 negara.

Program ini juga menjangkau para pengungsi Palestina yang berada di kawasan Timur Tengah.

Program Dakwah Inklusif untuk Difabel dan Kelompok Marginal

Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas RI Farid Septian menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjangkau kelompok yang selama ini kurang mendapatkan akses pendidikan agama.

Ia mengungkapkan, "Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan dirancang untuk menginspirasi dan memberikan pengajaran keislaman bagi kelompok difabel dan marginal yang selama ini mungkin belum tersentuh pendidikan agama yang memadai,".

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Baznas untuk merangkul seluruh komunitas masyarakat.

Ia mengungkapkan, "Melalui program ini kami tidak hanya memberikan pendampingan materi, tetapi juga menghidupkan semangat literasi dan spiritualitas bagi mereka yang memiliki keterbatasan akomodasi layak,".

Apresiasi dari Komunitas Penyandang Disabilitas

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Kota Bogor Taufik menyampaikan apresiasi atas kehadiran Baznas dalam kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan pihaknya masih menghadapi keterbatasan fasilitas dalam menjalankan berbagai kegiatan organisasi.

Taufik mengatakan, "Kami berterima kasih kepada Baznas atas program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan ini. Saat ini kami masih berjuang mandiri untuk biaya operasional dan pelatihan guru berkebutuhan khusus. Kami ingin menunjukkan bahwa disabilitas pun bisa berdaya jika diberikan kesempatan yang setara,".

Ia berharap program tersebut dapat menjadi pemicu bagi berbagai pihak untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesetaraan dan pemberdayaan penyandang disabilitas.

Penulis :
Shila Glorya