
Pantau - Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiagakan 325 petugas kebersihan untuk menangani potensi sampah dari kegiatan pawai ogoh-ogoh dan malam takbiran 1 Syawal 1447 Hijriah/2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi menjaga kebersihan Kota Mataram selama rangkaian dua hari besar keagamaan yang berlangsung berurutan.
Kepala DLH Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi menyampaikan "Sebanyak 325 petugas kebersihan kami kerahkan untuk menangani potensi tumpukan sampah pasca-pawai ogoh-ogoh dan malam takbiran".
Selama dua malam kegiatan berlangsung, seluruh personel kebersihan akan bekerja lebih intensif untuk memastikan sampah dapat segera ditangani.
DLH juga memberlakukan sistem lembur bagi para petugas kebersihan mengingat jadwal dua acara besar tersebut hanya berselang satu hari.
Petugas Disebar di Enam Kecamatan
Untuk kegiatan pawai takbiran, petugas kebersihan akan disebar di enam kecamatan karena pelaksanaan pawai dilakukan di setiap kecamatan.
Kepala DLH Kota Mataram Denny Cahyadi menjelaskan "Apalagi untuk pawai takbiran digelar pada setiap kecamatan, jadi petugas harus kami sebar terpisah di enam kecamatan berbeda".
Berdasarkan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya, DLH memprediksi akan terjadi peningkatan volume sampah pada kegiatan pawai ogoh-ogoh dan malam takbiran.
Pada pawai ogoh-ogoh diperkirakan menghasilkan sampah sekitar 6 hingga 7 ton.
Sementara itu, pada malam takbiran diprediksi menghasilkan sampah lebih tinggi yakni sekitar 8 hingga 9 ton.
DLH Bagikan Kantong Sampah kepada Panitia
DLH memastikan penanganan sampah setelah kegiatan akan dilakukan secara optimal agar kebersihan Kota Mataram tetap terjaga.
Kepala DLH Kota Mataram Denny Cahyadi menegaskan "Penanganan sampah usai acara akan kami optimalkan untuk menjaga Kota Mataram tetap bersih".
Selain mengerahkan petugas, DLH juga akan membagikan kantong plastik sampah kepada panitia pawai ogoh-ogoh dan panitia kegiatan takbiran.
Pembagian kantong plastik tersebut bertujuan mendorong partisipasi peserta dalam menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Setiap banjar dan remaja masjid diimbau untuk mengedukasi peserta pawai agar tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang rute pawai.
Peserta pawai juga diharapkan dapat mengumpulkan sampah pada kantong plastik yang telah disediakan oleh DLH.
Kepala DLH Kota Mataram Denny Cahyadi menyampaikan harapan "Harapannya, masyarakat atau peserta pawai dapat mengumpulkan sampah secara mandiri agar memudahkan penanganan".
- Penulis :
- Shila Glorya







