Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial Kembalikan 20 Ribu Anak Putus Sekolah ke Bangku Pendidikan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial Kembalikan 20 Ribu Anak Putus Sekolah ke Bangku Pendidikan
Foto: (Sumber : Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam pertemua di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Instagram/@sekretariat.kabinet.)

Pantau - Sebanyak 20 ribu anak yang sebelumnya putus sekolah kembali melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat yang dijalankan oleh Kementerian Sosial dalam satu tahun terakhir.

Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet Jakarta pada Kamis 12 Maret sekitar pukul 23.30 WIB.

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus pelaporan perkembangan program Sekolah Rakyat kepada Sekretaris Kabinet.

Dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet disebutkan, "Alhamdulillah dalam satu tahun ini hampir 20.000 anak-anak putus sekolah dapat kembali bersekolah".

Program tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak yang sebelumnya tidak bersekolah untuk kembali memperoleh akses pendidikan.

Fasilitas Pendidikan dan Kesejahteraan Anak

Selain mendapatkan akses pendidikan para anak juga memperoleh fasilitas tempat tinggal yang layak melalui sistem sekolah berasrama.

Mereka juga mendapatkan makanan serta pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai.

Selain itu para peserta program juga memperoleh jaminan layanan kesehatan.

Program Sekolah Rakyat dijalankan sebagai upaya pemerintah memastikan anak-anak usia sekolah tetap mendapatkan kesempatan belajar.

Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Indonesia.

Inisiatif Pendidikan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan perhatian khusus terhadap persoalan anak-anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Pemerintah berupaya agar tidak ada lagi anak-anak yang seharusnya berada di bangku sekolah tetapi tidak mendapatkan kesempatan untuk belajar.

Pemerintah juga berupaya mencegah anak-anak hidup dan mencari nafkah di jalanan.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, "Presiden Prabowo tidak ingin ada lagi anak-anak yang seharusnya bersekolah tetapi tidak dapat bersekolah, serta tidak ingin ada anak-anak yang harus berada hidup, mencari makan dan tinggal di jalanan".

Program Sekolah Rakyat direncanakan akan terus ditingkatkan setiap tahun agar memberikan dampak yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia.

Program tersebut merupakan inisiatif pendidikan unggulan Presiden Prabowo yang dirancang sebagai sekolah berasrama gratis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.

Program ini secara khusus menargetkan anak-anak dari keluarga kurang mampu serta anak jalanan dan kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan