Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Puan Maharani Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Geopolitik Global terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Puan Maharani Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Geopolitik Global terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji
Foto: (Sumber : Ketua DPR RI, Puan Maharani saat konferensi pers usai agenda Rapat Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Foto: Karisma/Mahendra.)

Pantau - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan optimal meskipun situasi geopolitik global sedang mengalami dinamika.

Menurut Puan, perkembangan kondisi internasional perlu diantisipasi sejak dini agar tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.

Ia menilai seluruh pihak terkait perlu melakukan evaluasi dan mitigasi terhadap berbagai potensi risiko yang dapat muncul sebelum pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Puan menyampaikan, "Dalam situasi geopolitik global seperti sekarang, hal-hal yang berkaitan dengan ibadah haji harus tetap dimaksimalkan pelaksanaannya, tetapi semua pihak terkait juga perlu melakukan evaluasi, mitigasi, dan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi," ungkapnya.

DPR Lakukan Pengawasan Penyelenggaraan Haji

Puan menegaskan bahwa DPR RI melalui komisi terkait akan ikut melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji.

DPR juga akan melakukan kajian terhadap perkembangan situasi global yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan ibadah haji.

Pengawasan tersebut merupakan bagian dari fungsi DPR untuk memastikan pelayanan kepada jemaah haji berjalan dengan baik.

DPR juga akan mengevaluasi berbagai langkah yang perlu diambil pemerintah agar penyelenggaraan haji tetap aman dan lancar.

Koordinasi Antar Lembaga Jadi Kunci

Menurut Puan, koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting agar seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan sesuai rencana.

Ia berharap seluruh persiapan ibadah haji dilakukan secara matang sehingga jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

DPR juga menekankan bahwa keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan terkait penyelenggaraan ibadah haji.

Puan menegaskan, "Yang terpenting adalah bagaimana keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia tetap terjamin sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan