
Pantau - DPR RI menyoroti tingginya harga tiket transportasi menjelang arus mudik Lebaran dan meminta pemerintah memastikan harga tetap terkendali serta menjamin keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik dan arus balik.
DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga Tiket
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan DPR akan mendorong komisi-komisi terkait untuk segera memanggil pemerintah serta lembaga terkait guna membahas kesiapan menghadapi masa mudik Lebaran.
Langkah tersebut akan dilakukan melalui rapat kerja antara komisi DPR dengan pemerintah dan lembaga terkait.
Rapat kerja itu bertujuan mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi muncul menjelang perayaan hari raya Lebaran.
Puan Maharani mengatakan, "Kami akan meminta semua komisi terkait untuk memanggil atau melakukan rapat dengan pemerintah dan lembaga terkait guna mengantisipasi berbagai hal menjelang lebaran yang akan datang".
Ia menegaskan pembahasan dalam rapat tidak hanya berfokus pada persoalan transportasi atau harga tiket.
Keselamatan Pemudik Jadi Perhatian
DPR juga menekankan pentingnya menjamin keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Menurut Puan Maharani, koordinasi lintas sektor perlu dilakukan agar berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.
Ia menyampaikan, "Bukan hanya transportasi atau harga tiket, tetapi juga keselamatan saat masyarakat berangkat dan ketika mereka kembali nanti harus menjadi perhatian bersama".
DPR menilai keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama pemerintah selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Pemerintah juga diminta memastikan kesiapan infrastruktur serta layanan transportasi agar perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung aman.
DPR Soroti Stabilitas Harga Bahan Pokok
Selain persoalan transportasi, DPR juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang hari raya.
Hal tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.
Puan Maharani menegaskan, "Jangan sampai saat merayakan hari raya masyarakat tidak bisa menikmati momen tersebut karena harga-harga bahan pokok yang meningkat".
- Penulis :
- Arian Mesa








