Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bulog dan Polri Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bulog dan Polri Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah
Foto: (Sumber : Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kwdua kanan). ANTARA/HO-Bulog.)

Pantau - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan pihaknya bersinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Perum Bulog bersama Polri melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kantor Wilayah Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten yang berada di Kelapa Gading Jakarta Utara.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan 36 Kepolisian Daerah dan 510 Kepolisian Resor.

Melalui pelaksanaan tersebut manfaat program diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut diperkirakan menjangkau sekitar 295 ribu penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat.

"Sinergi antara Bulog dan Polri melalui Gerakan Pangan Murah ini merupakan upaya bersama untuk memperluas jangkauan distribusi pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di masyarakat," ungkap Rizal.

Komitmen Menjaga Stabilitas Pangan Nasional

Rizal menegaskan komitmen Bulog untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Bulog berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat khususnya menjelang Idul Fitri," ungkapnya.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri mendukung penuh upaya stabilisasi pangan melalui Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah.

"Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ungkapnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut Wakapolri melakukan dialog interaktif secara daring dengan jajaran Kepolisian Daerah.

Dialog tersebut bertujuan untuk memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah.

Setelah itu Wakapolri bersama rombongan meninjau langsung tenda pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung distribusi bahan pangan kepada masyarakat.

Sasar Buruh dan Pengemudi Ojek Online

Program Gerakan Pangan Murah tersebut menargetkan penerima manfaat dari kalangan buruh.

Selain buruh program ini juga menyasar pengemudi ojek online.

Program tersebut juga ditujukan bagi masyarakat umum lainnya.

Komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras SPHP dengan harga Rp11.000 per kilogram.

Pembelian beras SPHP dibatasi maksimal dua kemasan ukuran lima kilogram untuk setiap orang.

Komoditas lainnya adalah gula pasir dengan harga Rp17.000 per kilogram.

Minyak goreng dijual dengan harga Rp15.000 per liter.

Tepung terigu disediakan dengan harga Rp11.500 per kilogram.

Melalui kegiatan tersebut Bulog dan Polri berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Program tersebut juga diharapkan dapat memperkuat stabilitas pangan nasional menjelang Idul Fitri.

Penulis :
Ahmad Yusuf