
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 49.895 penumpang berangkat meninggalkan Jakarta menggunakan kereta api pada Sabtu, H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 21 April 2026.
Lonjakan Penumpang H-7 Lebaran
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan jumlah penumpang yang berangkat dari sejumlah stasiun wilayah Daop 1 Jakarta pada Sabtu tersebut tercatat hingga pukul 11.42 WIB.
Ia menyebutkan pada hari yang sama jumlah penumpang yang tiba di Jakarta mencapai 30.841 orang.
Data jumlah penumpang tersebut masih dapat berubah karena penjualan tiket kereta api masih dibuka.
Di Stasiun Gambir, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 17.176 orang.
Sementara itu jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Gambir mencapai 7.711 orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta reguler dari Stasiun Gambir.
KAI juga menambah 12 perjalanan kereta tambahan dari Stasiun Gambir selama masa angkutan Lebaran.
Sejumlah Kereta Api Jarak Jauh yang menjadi favorit penumpang untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir antara lain Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia.
Tingkat Keterisian Tiket Capai 65 Persen
Masa angkutan mudik Lebaran yang ditetapkan oleh KAI berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Secara keseluruhan sejak awal masa angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 14 Maret 2026 jumlah penumpang yang berangkat dari seluruh stasiun wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 166.821 orang.
Dalam periode yang sama jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 88.325 orang.
KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 1.076.196 tempat duduk selama masa angkutan Lebaran.
Dari total kapasitas tersebut sebanyak 698.021 tiket kereta api jarak jauh telah dipesan oleh penumpang.
Tingkat keterisian kereta api jarak jauh selama periode tersebut mencapai rata-rata 65 persen.
Masih terdapat sekitar 377.902 kursi penumpang yang tersedia untuk keberangkatan jarak jauh dari Jakarta.
KAI mencatat periode 11 hingga 20 Maret menjadi masa dengan penjualan tiket tertinggi selama angkutan Lebaran.
Dalam periode 10 hari tersebut total tiket yang terjual mencapai 451.219 tiket.
Beberapa tanggal dengan penjualan tiket tertinggi meliputi 15 Maret dengan 51.044 tiket terjual.
Penjualan pada 18 Maret mencapai 49.663 tiket.
Penjualan pada 19 Maret mencapai 49.023 tiket.
Penjualan pada 16 Maret tercatat sebanyak 48.669 tiket.
Penjualan pada 17 Maret mencapai 47.275 tiket.
Franoto Wibowo menyampaikan, "Pada periode ini, dari tanggal 15-20 Maret 2026, sisa tempat duduk paling rendah, rata-rata di bawah 1.000 seat (kursi). Artinya, tanggal tersebut sudah mendekati fully booked (terpesan penuh)".
- Penulis :
- Arian Mesa








