Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Khofifah Sambut Kepulangan Dua Mahasiswa Jatim yang Dievakuasi dari Iran

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Khofifah Sambut Kepulangan Dua Mahasiswa Jatim yang Dievakuasi dari Iran
Foto: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berbincang bersama dua mahasiswa Jatim yang berhasil dievakuasi dari Iran (sumber: Biro Adpim Pemprov Jatim)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kepulangan dua mahasiswa asal Jawa Timur yang berhasil dievakuasi dari Iran setelah meningkatnya ketegangan dan konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Penyambutan Mahasiswa Evakuasi dari Iran

Penyambutan dilakukan saat Khofifah menerima kedua mahasiswa tersebut di Kantor Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama di Jakarta.

Kedua mahasiswa itu berasal dari Kabupaten Jember dan Kota Malang yang sebelumnya menempuh pendidikan di Iran.

Khofifah mengatakan, "Alhamdulillah kami menerima kunjungan dua mahasiswa dari Jember dan Malang yang studi di Iran dan hari ini baru tiba di Indonesia."

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang telah melakukan proses evakuasi warga negara Indonesia dari Iran secara bertahap di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

"Terima kasih kepada Kemenlu yang sudah berhasil melakukan proses evakuasi warga Indonesia di Iran secara bertahap di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah," ujarnya.

Proses Evakuasi dan Fasilitasi Kepulangan

Menurut Khofifah, di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan Timur Tengah, prioritas pemerintah Indonesia adalah memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia yang berada di negara tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran dan tiba di Indonesia, kedua mahasiswa tersebut akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk kembali ke daerah asal masing-masing.

Fasilitasi kepulangan ke daerah dilakukan melalui Badan Penghubung Daerah Jawa Timur.

Khofifah mengatakan, "Alhamdulillah kami telah berkoordinasi dengan Badan Penghubung Jawa Timur supaya bisa difasilitasi balik ke rumahnya masing-masing. Ini tahap ketiga dan malam ini akan ada yang datang lagi."

Ia berharap para mahasiswa yang dievakuasi dapat kembali dengan selamat dan segera bertemu dengan keluarga di rumah masing-masing.

Kesaksian Mahasiswa yang Dievakuasi

Salah satu mahasiswa yang dievakuasi adalah Dian, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Shiraz yang berasal dari Malang.

Dian menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah membantu proses kepulangannya ke Indonesia.

Dian menjelaskan proses evakuasi dilakukan secara bertahap melalui beberapa perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

"Jadi mulai Kemenlu, KBRI Teheran di Iran, terus KBRI Azerbaijan, kemudian sempat dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia. Habis itu dihubungkan ke Badan Penghubung Daerah untuk difasilitasi balik ke daerah masing-masing," kata Dian.

Mahasiswa lain yang turut dievakuasi adalah Muhammad Baghir, mahasiswa Fakultas Teknik Komputer Universitas Qom yang berasal dari Jember.

Muhammad Baghir mengaku bersyukur dapat kembali ke Indonesia setelah situasi ketegangan yang terjadi di Iran.

Ia menyampaikan, “Terima kasih kepada Kemenlu, Pemprov Jawa Timur Ibu Khofifah yang sudah memfasilitasi kami kembali ke daerah asal masing-masing dengan selamat dibantu Badan Penghubung Jawa Timur.”

Penulis :
Arian Mesa