Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

ANTARA Berangkatkan 140 Peserta Program Mudik Gratis dari Stasiun Pasar Senen

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

ANTARA Berangkatkan 140 Peserta Program Mudik Gratis dari Stasiun Pasar Senen
Foto: (Sumber: Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) ANTARA Benny Siga Butarbutar (kanan) saat melepas peserta mudik bersama ANTARA di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/03/2026). ANTARA/Fajar Satriyo.)

Pantau - Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Negara ANTARA Benny Siga Butarbutar melepas peserta program mudik bersama ANTARA di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Program mudik gratis tersebut mengusung tema Mudik Aman Berbagi Harapan dan diikuti oleh 140 pemudik yang berasal dari insan ANTARA maupun masyarakat umum.

Benny menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong arus mudik yang lebih tertib dan efisien melalui penggunaan transportasi umum.

"Nah, yang kedua, ini juga menjadi kepedulian bagi kita sebagai insan BUMN, juga untuk membuktikan bagaimana kepedulian itu disalurkan dalam sebuah realitas dengan mengajak mudik bersama," ungkapnya.

Peserta Mudik Dibagi Dua Kloter

Peserta mudik bersama ANTARA dibagi ke dalam dua kloter keberangkatan.

Kloter pertama diberangkatkan pada 15 Maret dengan jumlah 60 peserta.

Para peserta pada kloter pertama berangkat menggunakan kereta api Gumarang dengan tujuan Stasiun Pasar Turi Surabaya.

Kloter kedua dijadwalkan berangkat pada 18 Maret dengan jumlah 80 peserta.

Peserta pada kloter kedua akan menggunakan kereta api Jayakarta dengan tujuan Stasiun Gubeng Surabaya.

ANTARA Dorong Budaya Mudik dengan Transportasi Umum

Benny berharap jumlah peserta program mudik bersama ANTARA dapat terus bertambah pada tahun-tahun mendatang.

"Mudik bersama dari ANTARA ini sudah yang ketiga kali dan ini akan terus dilakukan malah mungkin jumlahnya akan diperbesar," katanya.

Melalui program tersebut ANTARA juga ingin mendorong budaya penggunaan transportasi umum selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

"Di sini lagi-lagi kita membangun sebuah budaya bahwa dengan pulang bersama dengan angkutan umum atau massal maka jauh lebih tertib, jauh lebih aman, dan juga bisa melakukan efisiensi dalam banyak hal. Sehingga ini benar-benar harus kita jadikan sebuah tradisi selain kebersamaan juga kepedulian bagi sesama insan warga Indonesia," ujarnya.

Penulis :
Gerry Eka