Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satgas TNI Kerahkan 100 Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tapanuli Tengah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Satgas TNI Kerahkan 100 Personel Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tapanuli Tengah
Foto: (Sumber: Banjir susulan kembali terjadi akibat debit air yang cukup tinggi di Sungai Tukka, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (15/3/2026). ANTARA/Chairul Rohman.)

Pantau - Satgas Gulbencal TNI Yonif TP 908 GD mengerahkan sekitar 100 personel untuk membantu penanganan banjir di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Banjir tersebut terjadi akibat jebolnya tanggul di Sungai Tukka yang menyebabkan air meluap ke permukiman warga.

Danton Satgas Gulbencal TNI Yonif TP 908 GD Letda Infanteri R Sinaga mengatakan total personel yang tersedia sekitar 180 orang.

Dari jumlah tersebut sekitar 100 personel langsung diterjunkan ke lokasi terdampak banjir.

Personel Bantu Evakuasi Warga

Personel yang dikerahkan berasal dari Batalion Gabungan Infanteri 908 Gaja Dombak.

Mereka ditugaskan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Personel TNI membantu mengevakuasi warga menuju lokasi yang lebih aman.

Sebagian besar warga yang dievakuasi merupakan kelompok rentan seperti lanjut usia dan anak-anak.

Selain membantu evakuasi, personel juga menyediakan kendaraan untuk mengangkut warga ke tempat yang aman.

Tersedia dua unit kendaraan angkutan yang disiapkan untuk membantu proses evakuasi masyarakat.

Banjir Dipicu Tanggul Sungai Jebol

Menurut pihak satgas kondisi banjir susulan akibat tanggul Sungai Tukka yang jebol masih tergolong kondusif.

Oleh karena itu sementara ini hanya dua kendaraan yang disiagakan untuk membantu warga.

Setiap posko juga dilengkapi personel serta kendaraan yang dapat digunakan jika diperlukan.

Berdasarkan keterangan warga setempat air sungai mulai meluap sekitar pukul 15.00 WIB.

Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air Sungai Tukka meningkat.

Peningkatan debit air tersebut membuat tanggul sungai tidak mampu menahan tekanan air hingga akhirnya jebol.

Akibatnya air sungai meluap dan menyebabkan banjir di kawasan permukiman warga.

Penulis :
Gerry Eka