Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Diaspora Madura Dinilai Menjadi Kekuatan Sosial dan Ekonomi Besar yang Belum Pernah Dipetakan Secara Serius

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Diaspora Madura Dinilai Menjadi Kekuatan Sosial dan Ekonomi Besar yang Belum Pernah Dipetakan Secara Serius
Foto: (Sumber : Arsip - Sekretaris Jenderal Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) Malaysia Abdul Kholik (kanan) bersama diaspora asal Madura di Malaysia. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman..)

Pantau - Diaspora Madura dinilai sebagai kekuatan sosial dan ekonomi besar yang selama ini belum pernah dipetakan secara serius meskipun dampaknya telah dirasakan luas oleh masyarakat di daerah asal.
Penulis menyatakan sudah saatnya diaspora Madura tidak hanya dipahami sebagai tradisi merantau, tetapi sebagai kekuatan sosial dan ekonomi yang perlu dipetakan, diorganisir, dan dihubungkan secara strategis dengan kampung halaman.
Di banyak desa di Madura, rumah-rumah megah yang berdiri kokoh sering kali merupakan hasil kerja keras para perantau.
Biaya pendidikan anak-anak, kebutuhan keluarga, serta roda ekonomi rumah tangga banyak ditopang oleh kiriman uang dari para perantau.
Di balik kondisi tersebut terdapat ironi karena masyarakat Madura dikenal sebagai salah satu komunitas perantau terbesar di Indonesia.
Namun hingga saat ini belum ada data pasti mengenai jumlah orang Madura yang hidup di perantauan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kerap merasakan dampak dari sebuah kekuatan sosial tanpa benar-benar memahami secara utuh keberadaannya.

Masyarakat Madura telah lama dikenal sebagai komunitas perantau yang kuat di Indonesia.
Jejak perantauan masyarakat Madura tersebar di berbagai kota besar di Pulau Jawa.
Selain itu masyarakat Madura juga banyak ditemukan di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Jakarta.
Diaspora Madura bahkan tersebar di berbagai negara di luar negeri.
Negara tujuan tersebut antara lain Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, serta beberapa negara di kawasan Timur Tengah.

Di balik kenyataan tersebut muncul pertanyaan mendasar mengenai jumlah sebenarnya diaspora Madura di dunia.
Pertanyaan mengenai jumlah diaspora Madura terlihat sederhana tetapi menunjukkan adanya kekosongan data yang cukup besar.
Hingga saat ini hampir tidak ada data yang mampu menjelaskan secara jelas jumlah masyarakat Madura yang hidup di perantauan.
Data mengenai daerah asal para perantau serta sektor ekonomi tempat mereka bekerja juga belum tersedia secara lengkap.
Ketiadaan data tersebut membuat diaspora Madura seolah menjadi komunitas besar yang hadir di banyak tempat tetapi tidak terlihat secara resmi dalam peta sosial dan ekonomi.
Padahal jika dilihat dari persebarannya, diaspora Madura merupakan komunitas yang cukup besar.
Malaysia telah lama menjadi salah satu tujuan utama perantauan masyarakat Madura.
Berdasarkan berbagai perkiraan komunitas perantau dan jaringan sosial masyarakat Madura, jumlah warga Madura di Malaysia diperkirakan mencapai ratusan ribu orang.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan