
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Barat menargetkan pembangunan seluruh hunian sementara bagi penyintas bencana di wilayah tersebut selesai pada bulan ini agar dapat ditempati sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Pembangunan hunian sementara difokuskan terutama untuk enam unit bagi korban bencana di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronald mengatakan masyarakat korban bencana diharapkan sudah dapat menempati hunian sementara sebelum Idul Fitri.
"Targetnya sebelum Idul Fitri ini masyarakat korban bencana sudah bisa menempati huntara," kata Teuku Ronald.
Sebelumnya pada Selasa 10 Maret 2026 Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah meresmikan penggunaan enam unit hunian sementara yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Enam unit hunian sementara tersebut diperuntukkan bagi enam kepala keluarga korban bencana di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen.
Pembangunan Huntara Dipercepat
Pembangunan hunian sementara bagi korban bencana masih terus dipercepat agar seluruh penyintas dapat menempati tempat tinggal yang layak.
Pemerintah berharap pada saat Idul Fitri 1447 Hijriah tidak ada lagi korban bencana yang harus tinggal di tenda maupun menumpang di rumah kerabat.
"Targetnya seluruh unit huntara di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, akan diselesaikan dalam bulan ini juga," ujar Teuku Ronald.
Fasilitas Lengkap untuk Penyintas Bencana
Setiap unit hunian sementara dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan dasar para penghuni.
Fasilitas tersebut antara lain tempat tidur, kompor, peralatan memasak, serta berbagai perlengkapan kebutuhan dasar lainnya.
Penyediaan fasilitas tersebut bertujuan agar para penyintas bencana dapat hidup dengan lebih layak dan nyaman.
Bantuan pembangunan hunian sementara tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
Pihak yang terlibat antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BPBD Aceh Barat, Baitul Mal Aceh Barat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Sebelumnya BPBD Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 122 rumah di beberapa kecamatan terdampak banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025.
Sebanyak 49 rumah mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut.
Sebanyak 24 rumah mengalami kerusakan sedang.
Sementara itu 49 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat banjir bandang.
- Penulis :
- Aditya Yohan







