Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ledakan Mengguncang Masjid di Jember Saat Shalat Tarawih, Polisi Sterilisasi Lokasi dan Selidiki Penyebab

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ledakan Mengguncang Masjid di Jember Saat Shalat Tarawih, Polisi Sterilisasi Lokasi dan Selidiki Penyebab
Foto: (Sumber : Polisi memasang police line di masjid Perumahan Pesona Regency di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Selasa dini hari (18/3/202). ANTARA/Hamka Agung.)

Pantau - Sebuah ledakan terjadi di sebuah masjid di kawasan Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur saat berlangsungnya shalat tarawih pada Senin malam 16 Maret.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan pada bagian atap masjid dan membuat panik jamaah yang sedang melaksanakan shalat tarawih serta warga di kawasan perumahan sekitar.

Takmir Masjid Muhammad Fadil mengatakan "Ledakan cukup keras dan terdengar hingga di kampung sebelah".

Akibat kejadian itu, banyak jamaah berhamburan keluar dari masjid untuk menyelamatkan diri.

Satu orang jamaah kemudian dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD dr Soebandi karena diduga mengalami gangguan pendengaran akibat suara ledakan.

Muhammad Fadil mengatakan "Satu orang dibawa ke Unit Gawat Darurat di RSUD dr Soebandi karena diduga mengalami pekak telinga".

Ia menjelaskan bahwa titik ledakan berada di dekat tempat wudhu laki-laki di area masjid.

Ledakan tersebut menyebabkan plafon masjid serta etalase lemari buku di dalam masjid mengalami kerusakan.

Polisi Sterilisasi Lokasi dan Lakukan Penyelidikan

Setelah menerima laporan dari masyarakat, pihak kepolisian dari Polres Jember langsung menuju lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan "Polisi langsung melakukan sterilisasi lokasi dan melakukan penyelidikan penyebab ledakan itu".

Polisi kemudian menetapkan perimeter atau batas keamanan di sekitar masjid.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi kejadian karena pihak kepolisian mendatangkan tim penjinak bom.

AKP Angga Riatma mengatakan "Kami belum bisa menyimpulkan penyebab ledakan itu dan masih melakukan olah TKP".

Polisi juga memasang garis polisi di area masjid untuk kepentingan penyelidikan.

Pihak masjid diminta menghentikan sementara aktivitas ibadah dan kegiatan di masjid tersebut demi menjaga keamanan selama proses penyelidikan berlangsung.

Penulis :
Aditya Yohan