
Pantau - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau langsung kesiapan arus mudik di Terminal Kalideres pada Selasa, 17 Maret 2026, dengan memastikan armada bus, sopir, serta fasilitas pendukung dalam kondisi siap melayani lonjakan penumpang.
Peninjauan tersebut meliputi pemeriksaan posko kesehatan, kelayakan armada bus, posko Palang Merah Indonesia (PMI), hingga kebersihan fasilitas toilet di area terminal.
Iin menegaskan seluruh armada bus yang akan digunakan pemudik telah melalui uji kelayakan jalan guna menjamin keselamatan perjalanan.
Ia juga memastikan para sopir telah menjalani tes urin untuk mencegah penggunaan obat-obatan terlarang selama mengemudi.
"Pertama, tentu kita pastikan armada layak. Kemudian, kedua, juga terkait dengan supir, supir jangan sampai ada yang menggunakan obat-obatan melalaui tes urin. Itu udah dilakukan, berarti sudah oke," ungkapnya.
Lonjakan Penumpang Mulai Terlihat
Iin mengungkapkan adanya potensi lonjakan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik, khususnya pada H-4 Lebaran.
"Memang fluktuasi jumlah penumpang kemarin dua hari lalu lebih tinggi dari hari ini. Tapi, kemungkinan juga tadi saya lihat bisa penuh sekali masyarakat," ia mengungkapkan.
Pada H-4 Lebaran, Terminal Kalideres terlihat dipadati pemudik yang hendak menuju berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Pulau Sumatera.
Berdasarkan data hingga pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 341 penumpang telah diberangkatkan dari terminal tersebut.
Pada pukul 13.00 WIB, area tunggu di depan loket tiket dipenuhi penumpang hingga kursi yang tersedia tidak mencukupi.
Sebagian penumpang terpaksa berdiri atau duduk di sudut terminal sambil menunggu keberangkatan bus.
Data Pergerakan Pemudik dan Armada
Sejak 13 hingga 17 Maret 2026, ribuan pemudik tercatat telah berangkat melalui Terminal Kalideres dengan tren yang fluktuatif.
Pada 13 Maret terdapat 1.484 penumpang yang berangkat, kemudian meningkat menjadi 1.779 penumpang pada 14 Maret.
Puncak arus mudik terjadi pada 15 Maret dengan jumlah 2.276 penumpang sebelum menurun menjadi 1.861 penumpang pada 16 Maret.
Sementara pada 17 Maret hingga pukul 10.30 WIB, tercatat sebanyak 341 penumpang telah diberangkatkan.
Secara total, sebanyak 558 unit bus telah diberangkatkan sejak 13 hingga 17 Maret pagi.
Bus keluar masuk terminal secara aktif dengan petugas bersiaga menjaga kelancaran arus kendaraan.
Jumlah pemudik diperkirakan akan terus bertambah hingga sore hari seiring meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang Lebaran.
- Penulis :
- Arian Mesa








