
Pantau - Pengelola Terminal Lebak Bulus di Jakarta Selatan memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 17–18 Maret yang disebut sebagai puncak kedua pergerakan penumpang tahun ini.
Kepala Terminal Lebak Bulus Joni Budhi menyampaikan prediksi tersebut saat ditemui pada Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa lonjakan awal penumpang telah terjadi sejak Sabtu, 14 Maret 2026, terutama pada siang hingga sore hari akibat momen libur sekolah.
Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang tercatat mencapai 251 orang, meningkat dibandingkan hari normal yang biasanya sekitar 150 penumpang per hari.
Lonjakan Penumpang dan Data Keberangkatan
Pengelola terminal mencatat sebanyak 903 penumpang telah diberangkatkan sejak H-8 hingga H-5 Lebaran 2026.
Pada 13 Maret (H-8), terdapat 25 bus yang beroperasi dengan jumlah penumpang sebanyak 246 orang.
Selanjutnya pada 14 Maret (H-7), jumlah bus meningkat menjadi 29 unit dengan 251 penumpang berangkat.
Pada 15 Maret (H-6), tercatat 21 bus dengan jumlah penumpang sebanyak 166 orang.
Kemudian pada 16 Maret (H-5), terdapat 29 bus yang beroperasi dengan jumlah penumpang mencapai 240 orang.
Layanan Pendukung dan Pengawasan
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Terminal Lebak Bulus menyediakan posko terpadu dari berbagai instansi.
"Kita ada dari Dinkes (Dinas Kesehatan DKI Jakarta), PMI (Palang Merah Indonesia), Jasa Raharja dan satu lagi dari BNN (Badan Narkotika Nasional). Lanjut dari bus, kita di uji kelaikan (ramp check) di UP PKB (Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor) Jagakarsa itu," ungkapnya.
Pihak terminal juga memperkirakan jumlah penumpang akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik.
Pengelola terminal terus melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran keberangkatan penumpang selama periode mudik berlangsung.
- Penulis :
- Leon Weldrick








