Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wamendag Dyah Roro Ajak ASEAN Bersatu Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Wamendag Dyah Roro Ajak ASEAN Bersatu Hadapi Dampak Konflik Timur Tengah
Foto: Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti menghadiri ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat and Related Meetings 2026 di Manila, Filipina, 11-13 Maret 2026 (sumber: Kemendag)

Pantau - Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti mengajak negara-negara ASEAN untuk bersatu menghadapi ketidakpastian global, khususnya akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, dalam forum ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat and Related Meetings 2026 di Manila, Filipina, pada 11–13 Maret 2026.

Ia menilai ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas perdagangan global dan menuntut respons kolektif dari negara-negara di kawasan.

“Ketegangan tersebut dapat berdampak pada jalur perdagangan strategis, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz sebagai salah satu jalur utama distribusi energi dunia, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi stabilitas rantai pasok serta nilai perdagangan internasional,” ungkapnya.

ASEAN Diminta Perkuat Solidaritas Kawasan

Dyah Roro menekankan pentingnya penguatan kerja sama dan solidaritas kawasan untuk menjaga stabilitas ekonomi serta keberlanjutan integrasi ekonomi regional.

Menurut dia, ASEAN memiliki posisi strategis dalam menjaga keterbukaan sistem perdagangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi kawasan.

“Di tengah dinamika geopolitik dan fragmentasi geoekonomi global, ASEAN perlu tetap bersatu dan memperkuat kolaborasi. Pendekatan yang mengedepankan keterbukaan, integrasi ekonomi, serta kerja sama regional menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujarnya.

Ia juga mendukung konsep resilience without retreat yang dimaknai sebagai penguatan ketahanan ekonomi tanpa mengurangi komitmen terhadap keterbukaan perdagangan dan integrasi ekonomi.

Pendekatan itu dinilai penting agar ASEAN tetap kompetitif, inklusif, dan mampu menghadapi berbagai disrupsi global.

Indonesia Soroti Pangan, Energi, dan Sektor Strategis

Wamendag menekankan pentingnya penguatan sektor strategis kawasan, mulai dari ketahanan pangan, energi, teknologi digital, hingga semikonduktor.

“Alih-alih bersaing dalam memberikan insentif antarnegara, ASEAN justru perlu memperkuat pembagian peran dan kolaborasi regional dalam mengembangkan sektor-sektor strategis tersebut. Dengan begitu, kita dapat membangun rantai pasok kawasan yang lebih kuat dan berdaya saing,” katanya.

Ia menyebut Indonesia di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar pada ketahanan pangan dan energi sebagai strategi menghadapi dinamika global.

Indonesia, kata dia, saat ini mengalami surplus produksi beras sehingga membuka peluang ekspor ke negara-negara ASEAN.

“Indonesia saat ini memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan kawasan. Kami sedang menjajaki peluang ekspor beras ke beberapa negara di ASEAN,” ucapnya.

Selain pangan, Indonesia juga disebut siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi kawasan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu, negara-negara ASEAN tentu perlu memastikan dari mana pasokan energi dapat diperoleh secara stabil. Indonesia memiliki sumber daya yang dapat berkontribusi untuk mendukung ketahanan energi kawasan,” tutur Dyah Roro.

Perluas Kemitraan untuk Kurangi Risiko Pasar

Dalam forum tersebut, Dyah Roro juga mendorong ASEAN memperluas kemitraan ekonomi dengan berbagai mitra global guna mengurangi risiko konsentrasi pasar.

Ia menilai ASEAN memiliki peran penting sebagai jangkar stabilitas ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan koordinasi kebijakan antarnegara anggota ASEAN.

“Negara-negara di ASEAN harus terus menunjukkan bahwa kerja sama regional adalah kekuatan utama kita. Dengan tetap bersatu, ASEAN dapat menghadapi tantangan global sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi yang ada,” tutupnya.

Penulis :
Shila Glorya