
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 84,55 poin atau 1,20 persen ke posisi 7.106,84 pada Selasa sore, menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Penguatan Didorong Sentimen Global dan Kebijakan Domestik
Kenaikan IHSG sejalan dengan tren positif mayoritas bursa regional Asia dan global yang dipengaruhi sentimen dari Wall Street Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya.
Pelaku pasar global memperkirakan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, akan menahan suku bunga dalam rapat FOMC pada 17–18 Maret 2026.
Di sisi lain, harga minyak dunia masih berfluktuasi akibat meningkatnya serangan Iran terhadap infrastruktur energi di sekitar Teluk Persia.
Optimisme pembukaan kembali Selat Hormuz turut meningkatkan minat investor di pasar global.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga dilaporkan meminta China menunda pertemuan dengan Presiden Xi Jinping selama sekitar satu bulan untuk fokus pada konflik Iran.
Dari dalam negeri, pemerintah menegaskan komitmen menjaga disiplin fiskal dengan batas defisit anggaran 3 persen terhadap PDB yang hanya akan dilanggar dalam kondisi krisis berat.
Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur Maret 2026 mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global.
Bank Indonesia juga mempertahankan target inflasi 2026–2027 di kisaran 2,5 plus minus 1 persen.
Pergerakan Sektor dan Aktivitas Perdagangan
IHSG dibuka menguat dan bertahan di zona hijau sepanjang sesi pertama serta tetap positif hingga penutupan sesi kedua.
Sebanyak sembilan sektor mencatatkan penguatan dengan sektor transportasi dan logistik memimpin kenaikan sebesar 3,46 persen.
Sektor barang baku naik 2,62 persen dan sektor infrastruktur menguat 2,10 persen.
Sementara itu, dua sektor mengalami pelemahan yakni sektor keuangan turun 0,31 persen dan sektor barang konsumen non primer melemah 0,15 persen.
Saham dengan kenaikan terbesar antara lain LAPD, EXCL, ICON, EMTK, dan PYFA.
Adapun saham dengan penurunan terbesar yaitu PSDN, POLA, NZIA, ZATA, dan RLCO.
Frekuensi transaksi tercatat mencapai 1.555.645 kali dengan total volume perdagangan 30,92 miliar lembar saham.
Nilai transaksi harian mencapai Rp23,86 triliun.
Sebanyak 457 saham naik, 214 saham turun, dan 148 saham stagnan.
Bursa Regional dan Jadwal Libur
Bursa regional Asia menunjukkan pergerakan bervariasi.
Indeks Nikkei turun 50,70 poin atau 0,09 persen ke 53.700,40.
Indeks Shanghai melemah 34,88 poin atau 0,85 persen ke 4.049,91.
Indeks Hang Seng menguat 34,52 poin atau 0,13 persen ke 25.868,54.
Indeks Straits Times naik 67,28 poin atau 1,38 persen ke 4.935,97.
Bursa saham Indonesia akan libur mulai Rabu, 18 Maret 2026 dan perdagangan akan kembali dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026 setelah libur Nyepi dan Idul Fitri.
- Penulis :
- Shila Glorya








