
Pantau - Polres Cianjur memprediksi puncak arus mudik Lebaran akan terjadi pada H-2 Lebaran seiring meningkatnya volume kendaraan yang melintas di jalur utama wilayah tersebut.
Peningkatan volume kendaraan pemudik tercatat mencapai sekitar 25 persen dan didominasi kendaraan yang menuju berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Rekayasa Arus dan Jalur Alternatif Disiapkan
Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas dengan mengarahkan pemudik ke jalur alternatif Sukabumi dan Jonggol.
Antisipasi juga dilakukan di sejumlah titik rawan macet seperti jalur Puncak-Cianjur, Bandung-Cianjur, Sukabumi-Cianjur, serta jalur selatan.
"Memasuki H-3 Lebaran volume kendaraan pemudik terus meningkat berbaur dengan masyarakat yang hendak mencari keperluan Lebaran di jalur protokol, sehingga di sejumlah titik terlihat antrean kendaraan," katanya.
Tim pengurai kemacetan telah ditempatkan di sejumlah titik terutama di kawasan dalam kota Cianjur.
Kepadatan Terjadi di Titik Pasar dan Pusat Perbelanjaan
Di jalur utama Cianjur, arus kendaraan masih relatif normal meskipun terjadi peningkatan volume lalu lintas.
Kepadatan kendaraan terpantau terjadi di sejumlah titik seperti Pasar Cipanas, Tugu Lampu Gentur, Pasar Ciranjang, Pasar Warungkondang, dan Pasar Gekbrong.
"Di jalur utama arus kendaraan masih dapat melintas normal hanya di sejumlah titik laju kendaraan tersendat karena banyak kendaraan yang keluar masuk terutama di kawasan pasar dan pusat perbelanjaan," katanya.
Pengendara diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
" Kami mengimbau pengendara jarak jauh dapat beristirahat di rest area yang tersedia termasuk di pos pelayanan yang dibangun di jalur Bandung-Cianjur dan jalur Puncak-Cipanas," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








