
Pantau - Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto melakukan pengecekan kesiapan layanan angkutan umum di Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok menjelang arus mudik Lebaran guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran transportasi selama periode Idul Fitri.
Penguatan Koordinasi dan Standar Pelayanan
Purwadi menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi serta integrasi antarmoda transportasi untuk menghindari gangguan layanan.
"Pemerintah berkomitmen memastikan pelayanan transportasi selama periode Idul Fitri berjalan optimal. Kami mendorong penguatan koordinasi antarinstansi serta integrasi antarmoda transportasi guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik, serta meminimalkan potensi gangguan layanan," kata Purwadi.
Penyelenggara angkutan umum juga diminta memenuhi standar pelayanan minimal yang mencakup aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, dan ketepatan waktu.
Profesionalisme petugas turut menjadi perhatian agar pelayanan yang diberikan bersifat responsif, ramah, dan berintegritas.
Integrasi Transportasi dan Evaluasi Layanan
Dalam peninjauan tersebut, Purwadi meninjau berbagai moda transportasi mulai dari loket, angkutan massal, hingga layanan shuttle yang terintegrasi.
Ia menilai integrasi antarmoda sangat penting untuk memudahkan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik.
"Layanan angkutan umum di bandara dan pelabuhan merupakan wajah pelayanan publik yang pertama kali dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, kualitas pelayanan harus benar-benar dijaga, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun kemudahan akses," ujarnya.
Wakil Menteri Perhubungan Suntana turut hadir untuk memastikan layanan transportasi berjalan aman dan lancar selama periode Lebaran.
"Kami memahami bahwa Idul Fitri merupakan momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang nyaman dan ramah, sehingga masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman dan menyenangkan," ujar Suntana.
Purwadi juga berdialog langsung dengan pengguna jasa dan pengelola transportasi guna menyerap masukan sebagai bahan evaluasi.
"Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan. Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar pelayanan publik semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat," tutur Purwadi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








