
Pantau - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan lebih dari 2.000 warga negaranya telah kembali dari Israel melalui penerbangan khusus di tengah meningkatnya konflik kawasan.
Evakuasi melalui Penerbangan Khusus
Deplu AS bekerja sama dengan maskapai nasional Israel, El Al Airlines, untuk menyediakan penerbangan langsung dari Tel Aviv ke Amerika Serikat.
"Departemen Luar Negeri telah bermitra dengan maskapai penerbangan El Al untuk mengatur penerbangan tanpa henti, yang ditujukan khusus untuk warga negara Amerika, dari Tel Aviv ke AS," demikian pernyataan resmi.
"Penerbangan ini telah memungkinkan lebih dari 2.000 warga negara Amerika untuk kembali ke Amerika Serikat dari Israel," lanjutnya.
Perjalanan pemulangan tersebut berlangsung pada 16 hingga 19 Maret 2026 dengan tiket yang dijual dengan harga diskon.
Ribuan Warga Dievakuasi dari Kawasan Konflik
El Al disebut akan terus menyediakan kursi bagi warga AS dalam penerbangan reguler menuju Amerika Serikat.
Maskapai itu juga menjadwalkan 28 penerbangan komersial tambahan ke Amerika Utara dalam sepekan ke depan.
Deplu AS mencatat lebih dari 70.000 warga negaranya telah meninggalkan kawasan Timur Tengah sejak konflik meningkat.
Selain itu, lebih dari 60 penerbangan evakuasi telah diatur selama periode tersebut.
Konflik memanas sejak serangan AS dan Israel ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS.
Informasi tambahan menyebutkan situasi ini terus mendorong upaya evakuasi warga sipil dari wilayah terdampak konflik.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







