Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ma’ruf Amin Tekankan Ramadhan Bangun Solidaritas Ekonomi Umat dalam Khutbah Idul Fitri di Balai Kota DKI

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ma’ruf Amin Tekankan Ramadhan Bangun Solidaritas Ekonomi Umat dalam Khutbah Idul Fitri di Balai Kota DKI
Foto: (Sumber : Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin menyalami jemaah usai menjadi khatib salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (21/3/2026). (ANTARA/Risky Syukur).)

Pantau - Wakil Presiden ke-13 RI K.H. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum membangun solidaritas ekonomi umat saat menyampaikan khutbah salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Dalam khutbahnya, Ma’ruf menyebut Ramadhan tidak hanya meningkatkan spiritualitas, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

"Hadirin sekalian yang saya hormati, Ramadhan bukan hanya membangun spiritualitas, Ramadhan juga membangun solidaritas ekonomi umat," ungkapnya.

"Dalam satu bulan ini, kita melihat zakat ditunaikan, infak digerakkan, sedekah dibagikan. Ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya membangun kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial," lanjutnya.

Silaturahmi Jadi Kunci Harmoni

Ma’ruf Amin juga menyoroti pentingnya silaturahmi dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa perbedaan suku, budaya, dan latar belakang dapat menjadi kekuatan jika dirajut dengan baik.

"Kehidupan bangsa kita adalah kehidupan yang majemuk. Ada banyak suku, ada banyak budaya, ada banyak latar belakang. Jika perbedaan itu tidak dikelola dengan baik, maka ia akan bisa menjadi konflik; tetapi jika perbedaan dirajut dengan silaturahmi, maka ia menjadi harmoni kehidupan seperti sebuah simfoni," jelasnya.

Ia mengibaratkan keberagaman seperti alat musik yang berbeda namun dapat menghasilkan harmoni ketika dimainkan bersama.

"Biola tidak sama dengan piano, drum tidak sama dengan seruling, tetapi ketika dimainkan bersama lahirlah musik yang indah. Begitu juga kehidupan masyarakat kita. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dipersatukan dalam harmoni. Itulah yang disebut sebagai simfoni kemenangan," tuturnya.

Dihadiri Ribuan Jemaah dan Pejabat DKI

Pelaksanaan salat Id di Balai Kota DKI Jakarta diikuti sekitar 2.000 jemaah dan dimulai sejak pukul 06.30 WIB.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, serta Sekretaris Daerah Uus Kuswanto.

"Keadilan adalah fondasi peradaban, tetapi keadilan tidak akan lahir jika masyarakat terpecah belah," pungkas Ma’ruf.

Usai khutbah, Ma’ruf Amin bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta bersilaturahmi dengan para jemaah.

Penulis :
Ahmad Yusuf