
Pantau - Khatib Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Deli Serdang, Sumatera Utara, mengajak masyarakat memperkuat tiga dimensi kehidupan yakni spiritual, sosial, dan empati dalam momentum Lebaran.
Tiga Dimensi Kehidupan yang Ditekankan
Khatib Dr Al Ahyu MA menyampaikan bahwa dimensi spiritual diwujudkan dengan menjaga ibadah dan memakmurkan masjid.
Ia mengatakan, "Dalam dimensi spiritual, masyarakat diharapkan tetap memakmurkan masjid dan menjaga ibadah."
Dalam dimensi sosial, Idul Fitri menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi di tengah keberagaman masyarakat.
Sementara dimensi empati diwujudkan melalui zakat dan kepedulian sosial kepada sesama.
Ia mengungkapkan, "Zakat dan kepedulian sosial menjadi wujud nyata kebersamaan."
Idul Fitri sebagai Momentum Perbaikan Diri
Khatib menegaskan bahwa Idul Fitri bukan hanya hari kemenangan, tetapi juga momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Ia mengatakan, "Ramadhan adalah madrasah bagi kita untuk membentuk pribadi yang bertaqwa."
Menurutnya, berakhirnya Ramadhan tidak berarti berhentinya amal ibadah, melainkan harus menjadi awal konsistensi dalam beribadah.
Kebersamaan dan Harapan Masyarakat
Pelaksanaan Shalat Id yang dipusatkan di Lapangan Sei Semayang turut dihadiri Bupati Deli Serdang dan masyarakat setempat.
Warga menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Seorang warga, Nurhayati, mengatakan, "Ini menjadi momentum yang sangat baik, kami bisa merasakan kebersamaan secara langsung dengan pemerintah."
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara bergilir agar semakin banyak masyarakat merasakan kebersamaan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








