
Pantau - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian lebih cepat menindak laporan warga guna mencegah maraknya aksi main hakim sendiri di berbagai daerah.
Ia menyoroti meningkatnya kasus vandalisme, kekerasan, hingga aksi penyerangan oleh masyarakat terhadap pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.
Sahroni menilai aksi main hakim sendiri kerap dipicu oleh lambatnya respons aparat terhadap laporan masyarakat.
"Fenomena ini terlihat dari berbagai kejadian di sejumlah daerah, termasuk aksi pelemparan petasan hingga penyerangan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum," ujarnya.
Ia menegaskan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, namun sering terjadi karena masyarakat merasa frustrasi.
"Saya minta aparat cepat tanggap dalam menindaklanjuti laporan warga karena laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja aparat," tegasnya.
Menurut Sahroni, aparat perlu merangkul masyarakat yang memiliki informasi terkait tindak kejahatan agar proses penegakan hukum berjalan cepat.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan warga agar situasi tetap kondusif dan penegakan hukum efektif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung juga menegaskan masyarakat tidak perlu melakukan aksi sendiri.
“Tidak perlu main hakim sendiri, percayakan kepada kami, pasti kami tindak tegas,” ujarnya.
Ia memastikan pihak kepolisian akan menindak tegas pelaku kejahatan, termasuk kasus peredaran obat terlarang seperti tramadol di wilayah Tanah Abang.
“Siapapun orangnya, pasti kita tindak,” tegas Reynold.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







