Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lestari Moerdijat Minta Pembelajaran Daring Disiapkan Matang untuk Efisiensi BBM

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Lestari Moerdijat Minta Pembelajaran Daring Disiapkan Matang untuk Efisiensi BBM
Foto: (Sumber : Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat. Foto: Farhan/Mahendra.)

Pantau - Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat menilai rencana pembelajaran daring sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak harus dipersiapkan secara matang agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

Ia menekankan pentingnya langkah teknis yang komprehensif agar tidak ada peserta didik yang kehilangan hak belajar.

Lestari menyebut kebijakan pembelajaran daring harus disertai koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

"Sejumlah langkah teknis yang komprehensif, menyinkronkan kebijakan antarkementerian dan pemerintah daerah harus dilakukan, untuk memastikan tidak ada satu anak pun yang kehilangan hak belajarnya," ungkapnya.

Rencana ini muncul sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam menghemat konsumsi BBM melalui efisiensi operasional sekolah.

Ia mengingatkan agar pengalaman pembelajaran jarak jauh saat pandemi COVID-19 menjadi evaluasi.

"Jangan sampai kesalahan yang sama berulang. Sehingga penting untuk dipersiapkan secara matang," ujarnya.

Menurutnya, sebelumnya terdapat berbagai kendala seperti kesiapan guru, beban orang tua, hingga penurunan kualitas pembelajaran.

Lestari menegaskan kesiapan infrastruktur digital dan kemampuan tenaga pengajar harus dipastikan.

Pemerintah telah menyalurkan perangkat seperti papan interaktif digital, laptop, serta akses internet ke ratusan ribu satuan pendidikan.

Namun, ia menilai penguasaan teknologi oleh tenaga pendidik tetap menjadi faktor kunci keberhasilan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat memastikan pembelajaran daring berjalan optimal.

"Keberlanjutan proses belajar mengajar yang berkualitas bagi setiap anak bangsa sangat penting untuk mewujudkan generasi penerus yang berdaya saing," tegasnya.

Penulis :
Aditya Yohan