Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Sekelompok Pemuda Tembakkan Petasan di Matraman Diduga Cari Lawan Tawuran, Warga Resah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Sekelompok Pemuda Tembakkan Petasan di Matraman Diduga Cari Lawan Tawuran, Warga Resah
Foto: Ratusan petasan yang berpotensi menjadi pemicu aksi tawuran disita Polres Metro Jakarta Timur dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya 2026 di Mapolres Metro Jakarta Timur (sumber: ANTARA/Siti Nurhaliza)

Pantau - Sekelompok pemuda menembakkan petasan ke permukiman warga RW 05, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, yang diduga dilakukan untuk mencari lawan tawuran dan memicu keresahan warga sekitar.

Kronologi Kejadian dan Respons Polisi

Aksi tersebut terjadi pada malam hari ketika sekelompok orang datang dan menyalakan petasan ke arah permukiman warga sehingga menimbulkan kepanikan di lingkungan tersebut.

Kapolsek Matraman Kompol Suripno membenarkan kejadian itu dan menyatakan bahwa tindakan tersebut diduga hanya untuk memancing tawuran.

"Betul, kemarin sudah kita tindak lanjut. Hanya untuk cari lawan tawuran saja," ungkapnya.

Saat petugas kepolisian tiba di lokasi, para pelaku langsung melarikan diri sehingga belum ada yang berhasil diamankan hingga saat ini.

"Pada kabur semua sekelompok orang itu," ujar Suripno.

Imbauan Kewaspadaan dan Peran Warga

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum di lingkungan tempat tinggal.

Suripno menegaskan pentingnya peran aktif pengurus lingkungan dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing.

"Kita sama-sama jaga lingkungan. Peran RT/RW juga agar lebih aktif," tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan lingkungan terutama pada malam hari serta perlunya pelaporan cepat jika ditemukan indikasi gangguan keamanan.

Sebelumnya, petugas gabungan di Kecamatan Jatinegara juga mengamankan 126 remaja yang diduga hendak melakukan tawuran dalam operasi penertiban.

Dalam operasi tersebut, petugas menyita 49 sepeda motor serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk tawuran seperti 12 botol minuman keras, enam spanduk kelompok, dan enam set petasan.

Selain itu, operasi turut menyasar penyandang masalah kesejahteraan sosial dengan menjaring tiga orang yang terdiri dari dua pengamen dan satu perempuan penjual kopi.

Penulis :
Arian Mesa