Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kirab Kerbau Bule Meriahkan Lomban Syawalan Jepara dan Dongkrak Daya Tarik Wisata

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kirab Kerbau Bule Meriahkan Lomban Syawalan Jepara dan Dongkrak Daya Tarik Wisata
Foto: (Sumber : Kirab kerbau bule sebagai daya tarik wisata baru pada acara tradisi Syawalan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus berdampak pada perekonomian masyarakat, Jumat (27/3/2026). ANTARA/HO-Pemkab Jepara)

Pantau - Tradisi Lomban Syawalan di Jepara, Jawa Tengah, kembali digelar dengan menghadirkan kirab kerbau bule sebagai daya tarik wisata baru pada Jumat (27/3/2026).

Kirab Kerbau Bule Jadi Magnet Wisata Baru

Kirab kerbau bule digelar dengan menempuh jarak lebih dari satu kilometer dari TPI Jobokuto menuju Rumah Pemotongan Hewan di kawasan Rusunawa Jepara.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda.

Bupati Witiarso menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembangkan tradisi tersebut agar berdampak pada perekonomian masyarakat.

"Kirab ini bukan sekadar arak-arakan, tetapi juga simbol keterbukaan, bahwa kerbau yang akan dilarung adalah utuh, bukan hanya kepalanya. Ini sekaligus menjawab pemahaman yang berkembang di masyarakat serta menjaga nilai-nilai kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun," ujarnya.

Tradisi Syawalan Sarat Makna dan Antusiasme Warga

Kirab kerbau bule terakhir digelar pada 2019 dan kembali dihidupkan pada tahun ini sebagai bagian dari pelestarian budaya pesisir Jepara.

Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan arak-arakan kerbau bule yang menjadi simbol kekuatan dan semangat baru.

Salah satu warga, Retno, mengaku datang sejak pagi untuk melihat langsung kirab tersebut.

Puncak perayaan Lomban Syawalan akan ditandai dengan larung kepala kerbau di laut Jepara pada Sabtu (28/3) sebagai wujud syukur atas hasil laut dan doa keselamatan bagi para nelayan.

Penulis :
Aditya Yohan