Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Arus Kendaraan di Jatinegara Jakarta Timur Kembali Padat dan Macet

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Arus Kendaraan di Jatinegara Jakarta Timur Kembali Padat dan Macet
Foto: (Sumber : Kemacetan terjadi usai libur Lebaran 2026 di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (30/3/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)..)

Pantau - Arus kendaraan di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur kembali padat hingga menimbulkan kemacetan panjang pada Senin pagi seiring dimulainya kembali aktivitas masyarakat setelah libur panjang Lebaran 2026.

Kepadatan lalu lintas terlihat sejak pagi hari dengan ratusan kendaraan memadati ruas jalan yang mengarah menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, Jakarta Selatan.

Sejumlah pengendara mengaku telah mengantisipasi kemacetan dengan berangkat lebih awal pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran.

"Sudah mulai kerja hari ini, mau ke Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Hari pertama masuk kerja setelah Lebaran pasti macet banget, makanya saya sudah antisipasi berangkat lebih awal," kata seorang pengendara sepeda motor bernama Hasan di Jakarta Timur, Senin.

Hasan mengatakan jalur tersebut merupakan akses utama yang biasa dilalui menuju tempat kerjanya sehingga ia tetap memilih melewati rute tersebut meski kondisi lalu lintas padat.

"Memang biasanya lewat sini karena ini jalan utama. Jadi, mau tidak mau, harus tetap berangkat lewat sini," ujarnya.

Aktivitas Warga Kembali Normal Picu Kepadatan Lalu Lintas

Pengendara lain, Kevin, juga menyebutkan kondisi lalu lintas di kawasan Jatinegara mulai dipadati kendaraan terutama sepeda motor yang digunakan warga untuk berangkat bekerja maupun mengantar anak ke sekolah.

"Harus dihadapi. Soalnya memang hari ini serentak sudah pada masuk yang kerja, sekolah, jadi aktivitas sudah normal semua," tutur Kevin.

Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi setelah masa libur panjang.

Kevin juga menilai perlu adanya solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan kendaraan yang berasal dari wilayah penyangga seperti Bekasi menuju Jakarta.

Volume Kendaraan dari Bekasi Perparah Kemacetan

Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di Jalan Basuki Rachmat tersendat dengan kondisi padat merayap akibat tingginya volume kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Kepadatan lalu lintas juga dipicu oleh meningkatnya jumlah kendaraan dari arah Bekasi menuju kawasan perkantoran di Tebet hingga Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Jalur tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu akses utama bagi para pekerja dari wilayah penyangga menuju pusat bisnis di ibu kota.

Meski lalu lintas padat, banyak pengendara tetap memilih menggunakan jalur tersebut karena dinilai lebih cepat dibandingkan rute alternatif lainnya.

Penulis :
Aditya Yohan