Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemhan Ungkap Dua Prajurit TNI Gugur Saat Kawal Operasi UNIFIL di Lebanon Selatan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemhan Ungkap Dua Prajurit TNI Gugur Saat Kawal Operasi UNIFIL di Lebanon Selatan
Foto: (Sumber : Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. ANTARA/Walda Marison/aa.)

Pantau - Kementerian Pertahanan menyatakan dua prajurit TNI gugur saat menjalankan tugas pengawalan operasi UNIFIL di Lebanon Selatan pada Senin (30/3).

Insiden Pengawalan dan Proses Investigasi

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan insiden terjadi saat personel Satgas TNI melaksanakan tugas pengawalan untuk mendukung kegiatan operasional UNIFIL.

"Insiden di wilayah Lebanon Selatan yang berdampak pada personel Satgas TNI yang sedang melaksanakan tugas pengawalan untuk mendukung kegiatan operasional UNIFIL," ungkap Rico.

Ia menyebut penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL seiring meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut.

"Insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Kemhan dan TNI saat ini terus berkoordinasi dengan markas besar UNIFIL untuk memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas.

Total Korban dan Kronologi Serangan Sebelumnya

Dengan adanya dua korban terbaru, total prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon menjadi tiga orang.

Sebelumnya, Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur akibat serangan artileri di wilayah Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, Minggu (29/3).

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyatakan jenazah korban saat ini masih dalam proses administrasi pemulangan ke Indonesia.

"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," jelasnya.

Serangan tersebut juga menyebabkan beberapa prajurit lainnya mengalami luka berat dan ringan di tengah eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf