
Pantau - Lanud RSA Natuna mengaktifkan posko udara untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan yang telah menghanguskan lebih dari 100 hektare di wilayah tersebut.
Aktivasi Posko dan Dukungan Armada Udara
Komandan Lanud RSA Natuna Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi mengatakan posko udara telah diaktifkan sejak Senin (30/3) sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.
“Posko diaktifkan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran akibat musim kemarau,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Natuna bersama instansi terkait telah mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan karhutla.
"Permohonan tersebut telah disetujui, sehingga pemerintah pusat mengirimkan armada udara untuk mendukung penanganan karhutla. Armada udara itu berupa pesawat dan helikopter," jelasnya.
Operasi Modifikasi Cuaca dan Bom Air
Armada yang dikirim meliputi pesawat untuk operasi modifikasi cuaca dan helikopter untuk pemadaman melalui bom air.
Helikopter BNPB jenis AS350B3e digunakan untuk operasi bom air dengan kapasitas bucket hingga 1.000 liter.
Sementara itu, pesawat OMC jenis Thrush S2R-T34 disiapkan untuk modifikasi cuaca dengan kapasitas hingga 1,3 ton.
Kedua armada tersebut telah tiba di Natuna dan langsung disiagakan untuk mendukung operasi pemadaman.
Lanud RSA bersama pemangku kepentingan juga telah melakukan pengecekan kesiapan peralatan dan personel sebagai bagian dari penanganan terpadu.
Langkah ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah perbatasan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








