
Pantau - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mendesak Iran menghentikan ambisi nuklirnya sebagai bagian dari upaya penyelesaian konflik dengan Washington.
Desakan AS dalam Negosiasi Nuklir
Marco Rubio menyatakan Iran harus mengambil langkah konkret untuk mengakhiri ambisi memiliki senjata nuklir di tengah proses perundingan yang sedang berlangsung.
"Saya pikir mereka harus mengambil langkah-langkah nyata guna mengakhiri ambisi apa pun untuk memiliki senjata nuklir," ungkap Rubio.
Ia menegaskan bahwa jika Iran ingin mengembangkan energi nuklir, maka harus mengikuti mekanisme internasional yang telah berlaku, seperti mengimpor bahan bakar nuklir.
"Mereka tidak boleh memiliki sistem yang memungkinkan mengubah nuklir menjadi senjata," tambahnya.
Respons Iran dan Dinamika Perundingan
Di sisi lain, pemerintah Iran menyatakan tengah mempertimbangkan kemungkinan keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (Non-Proliferation Treaty/NPT), meski menegaskan tidak memiliki niat mengembangkan senjata nuklir.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengklaim adanya pembicaraan positif antara kedua negara, namun Iran membantah adanya negosiasi langsung dan menyebut komunikasi hanya dilakukan melalui perantara.
Utusan Khusus AS Steve Witkoff juga menyampaikan proposal 15 poin rencana perdamaian yang diklaim mendapat respons positif, meski Iran menilai rencana tersebut tidak realistis.
Ketegangan antara kedua negara masih berlangsung di tengah upaya diplomasi untuk meredakan konflik terkait program nuklir Iran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








