Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kerja Sama Kehutanan Indonesia-Jepang Diperkuat, dari Perdagangan Karbon hingga Konservasi Komodo

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kerja Sama Kehutanan Indonesia-Jepang Diperkuat, dari Perdagangan Karbon hingga Konservasi Komodo
Foto: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di sela pertemuan bilateral dengan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) di Tokyo, Jepang, Minggu 29/3/2026 (sumber: Kemenhut RI)

Pantau - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan Indonesia dan Jepang sepakat mendorong kolaborasi bilateral yang lebih konkret di bidang kehutanan dan iklim dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang.

Kerja sama tersebut mencakup pengelolaan hutan berkelanjutan, perdagangan karbon, hingga penguatan kawasan konservasi dengan melibatkan sektor swasta dalam ekonomi karbon.

Raja Juli Antoni mengungkapkan, "Pertemuan (dengan perwakilan pemerintah Jepang) membahas penguatan kerja sama kehutanan, investasi karbon, hingga konservasi satwa, termasuk komodo."

Penguatan Investasi Karbon dan Mangrove

Indonesia membuka peluang investasi melalui skema Nilai Ekonomi Karbon dan perdagangan karbon sukarela yang diharapkan dapat menarik partisipasi global.

Dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang Suzuki Norikazu, Jepang menegaskan Indonesia sebagai mitra strategis di sektor kehutanan.

Dukungan Jepang diwujudkan melalui proyek bersama Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) serta penugasan tenaga ahli untuk mendukung pengelolaan mangrove berkelanjutan di Indonesia.

Raja Juli Antoni mendorong peningkatan kerja sama termasuk pengembangan World Mangrove Center sebagai pusat kolaborasi global.

Ia menyatakan, "Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi jembatan global dalam upaya rehabilitasi, riset, edukasi, serta inovasi pengelolaan ekosistem mangrove, sekaligus menjadi rujukan internasional dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis alam."

Konservasi Komodo dan Skema Sister Park

Dalam pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Jepang Ishihara Hirotaka, kedua pihak membahas penguatan kerja sama konservasi termasuk program breeding loan komodo bersama Prefektur Shizuoka.

Raja Juli Antoni juga mengusulkan kerja sama sister park antara Fuji-Hakone-Izu National Park dan taman nasional di Indonesia guna memperkuat pengelolaan kawasan konservasi.

Pembahasan serupa dilakukan bersama Menteri Strategi Pertumbuhan Jepang Minoru Kiuchi yang mencakup kerja sama kehutanan dan konservasi secara luas serta rencana pengiriman komodo ke Jepang.

Raja Juli Antoni mengatakan, “Selain itu, kedua pihak juga mendorong percepatan implementasi kerja sama karbon melalui skema JCM serta memperkuat kolaborasi antar taman nasional.”

Penulis :
Leon Weldrick