Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Visualisasi Jalan Salib di Cililitan Ajak Umat Dalami Sengsara Kristus dan Refleksi Iman

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Visualisasi Jalan Salib di Cililitan Ajak Umat Dalami Sengsara Kristus dan Refleksi Iman
Foto: (Sumber : Visualisasi Jalan Salib di Gereja Katolik Paroki Robertus Bellarminus, Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)..)

Pantau - Visualisasi Jalan Salib di Gereja Katolik Paroki Robertus Bellarminus, Cililitan, Jakarta Timur, mengajak umat untuk mendalami sengsara dan wafat Yesus Kristus melalui pertunjukan tablo dalam rangkaian Jumat Agung 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Paskah yang melibatkan Orang Muda Katolik (OMK) dan panitia gereja.

"Visualisasi Jalan Salib ini merupakan kerja sama panitia Paskah dan anak-anak Orang Muda Katolik (OMK) untuk menghantar umat memasuki Jumat Agung," ungkap Romo Paroki Robertus Bellarminus Paulus Andri Astanto.

Ia menjelaskan pertunjukan dikemas dalam bentuk drama visual yang menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus menuju penyaliban.

Sarana Refleksi dan Pendalaman Iman

Andri menegaskan visualisasi ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan sarana spiritual untuk mengajak umat merenungkan kasih Tuhan.

“Melalui tablo ini, umat diajak untuk berkontemplasi kembali kisah sengsara Tuhan Yesus Kristus,” ujarnya.

Penjiwaan para pemain OMK dinilai mampu menghadirkan suasana reflektif sehingga membantu umat memahami makna pengorbanan Kristus secara lebih mendalam.

"Anak-anak OMK dengan penuh semangat dan penjiwaan mencoba memainkan peran," katanya.

Penutup Prosesi dan Makna Kebangkitan

Sebagai penutup, umat bersama-sama memasuki gereja untuk mengantar simbolisasi Yesus yang dimakamkan.

"Maka yang menjadi penutup dalam tablo ini adalah kita bersama-sama akan masuk di gereja, menghantar Yesus yang dimakamkan sebagai tanda atas kematian, tetapi juga sekaligus atas kemenangan dari segala dosa dan kuasa maut," ucap Andri.

Ia menambahkan kebangkitan Kristus menjadi momentum pembaruan hidup bagi umat untuk menjalani pertobatan sejati.

“Melalui kebangkitan Kristus, kita diajak untuk bangkit dalam pertobatan sejati dan menanamkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mengerahkan 4.500 personel untuk mengamankan rangkaian ibadah Paskah di wilayah DKI Jakarta guna memastikan kegiatan berjalan aman dan khidmat.

Penulis :
Ahmad Yusuf