
Pantau - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menilai langkah Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi merupakan upaya menjaga kualitas dan keamanan Program Makan Bergizi Gratis.
Penghentian sementara dilakukan terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang terindikasi belum memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Ketidaksesuaian standar tersebut mencakup dugaan keracunan pangan serta aspek higienitas dan sanitasi dalam proses penyediaan makanan.
"Langkah korektif ini perlu dipahami sebagai bagian dari proses penjaminan mutu. Program yang menyasar masyarakat luas, khususnya anak-anak, memang harus dijaga kualitas dan keamanannya," ungkap Netty.
Penguatan Standar dan Pendampingan
Netty menilai fokus Badan Gizi Nasional dalam pemenuhan Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi merupakan langkah penting untuk memastikan layanan memenuhi standar kesehatan.
Ia mengingatkan bahwa penguatan kualitas harus disertai dengan pendampingan yang memadai kepada para pelaksana program di lapangan.
"Selain penindakan, perlu juga ada pembinaan dan pendampingan agar pelaksana program dapat memenuhi standar yang ditetapkan secara berkelanjutan," tegasnya.
Kepercayaan Publik dan Evaluasi Program
Netty menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis, terutama terkait aspek keamanan pangan.
"Keamanan makanan adalah hal yang sangat sensitif. Karena itu, transparansi informasi dan respons cepat terhadap setiap kejadian menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi adanya penurunan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang bermasalah dalam beberapa pekan terakhir sebagai indikator perbaikan pelaksanaan program di lapangan.
"Perbaikan yang terjadi harus terus dijaga dan diperkuat, sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," katanya.
Ke depan, Netty mendorong penguatan sistem pengawasan dan standarisasi operasional program agar implementasi Program Makan Bergizi Gratis berjalan merata dan berkualitas di seluruh wilayah.
"Yang kita jaga bukan hanya keberlangsungan program, tetapi juga kualitas layanan dan keselamatan penerima manfaat," pungkasnya.
- Penulis :
- Shila Glorya









