HOME  ⁄  Nasional

Optimistis Pekan Ini Rampung, Pemerintah Kejar Tuntas Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap Pertama

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Optimistis Pekan Ini Rampung, Pemerintah Kejar Tuntas Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap Pertama
Foto: Arsip foto - Wamendagri Ribka Haluk bersalaman dengan warga dan penghuni di STA dan SMTK Tom Bozeman Sinakma Wamena saat melakukan kunjungan kerja pada Jumat 6/2/2026 (sumber: ANTARA/Yudhi Efendi)

Pantau - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk optimistis penyaluran tahap pertama dana otonomi khusus Papua akan selesai dalam pekan ini meski masih terdapat lima daerah yang belum rampung.

Pernyataan tersebut disampaikan Ribka di Jakarta pada Rabu, 8 April 2026, berdasarkan hasil evaluasi terhadap enam provinsi di Papua yang menunjukkan sebagian besar daerah telah menerima dana otsus.

Ia mengungkapkan, "Dari 46 daerah di Papua, 95 persen ini sudah terealisasi, artinya dananya sudah di RKUD (Rekening Kas Umum Daerah)."

Kendala Administratif di Lima Daerah

Ribka menjelaskan masih terdapat lima daerah yang penyalurannya belum selesai, yakni Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Nduga, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Manokwari, dan Kabupaten Teluk Bintuni.

Ia menyebut kendala yang dihadapi bersifat administratif dan teknis serta tidak memberikan hambatan signifikan terhadap keseluruhan proses penyaluran dana.

Pemerintah pusat bersama tim percepatan yang melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional telah mengidentifikasi persoalan di masing-masing daerah.

Ribka menegaskan, "Estimasi dalam minggu ini, saya yakin sekali, dalam minggu ini lima daerah ini akan terselesaikan."

Dorongan Transparansi dan Peningkatan Kualitas Pengelolaan

Ribka menilai perbaikan tata kelola dana otsus terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir seiring target penyaluran tahap pertama sebesar 30 persen dapat dilakukan tepat waktu.

Ia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan kelancaran penyaluran tahap berikutnya yang dijadwalkan pada Juni atau Juli serta tahap ketiga pada November.

Ribka menyampaikan, "Mudah-mudahan yang akan kita urus ke depan itu adalah bagaimana kualitas laporannya harus lebih baik, dan terukur kemudian tepat sasaran."

Dana otsus disebut memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan infrastruktur, sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat khususnya orang asli Papua.

Ia juga menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana kepada publik, dengan menyatakan, “Kemudian, ya pemanfaatannya minimal harus ter-publish ke publik supaya masyarakat itu tahu dana otsus itu ke mana? Ini wajib, transparansi informasi publik ini penting sekali.”

Penulis :
Leon Weldrick