HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Targetkan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Mulai April 2026, Fokus Waste to Energy dan Hilirisasi Industri

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Targetkan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Mulai April 2026, Fokus Waste to Energy dan Hilirisasi Industri
Foto: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 8/4/2026 (sumber: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Pantau - Pemerintah menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking sejumlah proyek strategis nasional, termasuk program waste to energy dan hilirisasi industri, mulai April 2026.

Proyek Waste to Energy dan Hilirisasi Dimulai April

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa salah satu proyek yang akan dimulai adalah program pengolahan sampah menjadi energi yang tersebar di berbagai daerah.

Ia mengungkapkan, "Insya Allah di bulan April ini seperti contohnya program waste to energy yang tadinya ada di 33 titik kabupaten/kota, tapi karena penyesuaian-penyesuaian di lapangan kemungkinan akan menjadi 29 titik, insya Allah di bulan April ini semua bisa dilakukan groundbreaking."

Program waste to energy yang semula direncanakan di 33 titik kabupaten/kota mengalami penyesuaian menjadi sekitar 29 titik berdasarkan kondisi di lapangan.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan sebanyak 21 proyek hilirisasi industri yang akan dimulai pada periode yang sama.

Fokus Pemerintah dan Tantangan Global

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus menjalankan program prioritas nasional yang telah tertuang dalam berbagai dokumen perencanaan pembangunan.

Ia mengatakan, "Kita fokus bekerja menjalankan program-program yang semua sudah dituangkan dalam RPJP, RPJMN maupun rencana kerja pemerintah tahunan dengan seluruh dinamika yang terjadi."

Dokumen tersebut meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta rencana kerja pemerintah tahunan.

Ia juga menyebut bahwa dinamika geopolitik global dan situasi internasional turut mempengaruhi pelaksanaan program pembangunan nasional.

Meski menghadapi berbagai tantangan, pemerintah tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan agenda pembangunan.

Ia menegaskan, “Kami semua berkomitmen untuk mengelola dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan sebaik-baiknya untuk bangsa dan negara.”

Penulis :
Shila Glorya